Esports

NFT Badman, Ditentang Orangtua Demi Impian Jadi Pro Player PUBGM

Billy Rifki
04/03/2022 00:54 WIB
NFT Badman, Ditentang Orangtua Demi Impian Jadi Pro Player PUBGM
press release

Nama A. Anhar “Badman” Perdana Putra saat ini sedang menjadi sorotan di kancah esports PUBG MOBILE Tanah Air. Pasalnya, sosoknya yang berjuang dari nol untuk mengejar impiannya menjadi seorang pro player disambut decak kagum para penggemar.

Saat ini berseragam NFT Esports yang siap berlaga di PMPL ID Season 5 – League, ternyata pemuda kelahiran Makassar tersebut sedang menyandang status sebagai mahasiswa aktif di salah satu perguruan tinggi di Makassar. Ia pun menceritakan perjuangannya mengejar impiannya menjadi seorang pro player lewat sebuah wawancara singkat bersama PUBG MOBILE Indonesia.

Berstatus Mahasiswa Aktif Jurusan Ilmu Hukum UMI Makassar

Di tengah persiapannya menghadapi PMPL ID Season 5 – League, Badman juga tengah disibukkan dengan perkuliahan daring sebagai mahasiswa semester akhir di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Bahkan, mahasiswa jurusan Ilmu Hukum tersebut juga sempat berpartisipasi di Grand Final PUBG MOBILE Campus Championship (PMCC) 2021 bersama Ma’nya Squad dan mengamankan gelar FMVP. Walaupun belum berhasil juara, Badman mengaku bahwa pengalaman tersebut sangatlah berharga untuk terus mengembangkan keahliannya.

PMCC 2021 berpengaruh besar (baginya), banyak pengalaman yang aku dapat dan juga kesalahan-kesalahan yang bisa aku evaluasi untuk memperbaiki diri ke depannya,” ujar Badman.

Sempat Tidak Mendapatkan Restu Orang Tua

Tentunya, perjalanan Badman hingga ke titik ini tidaklah semudah yang dibayangkan. Ia mengaku bahwa tantangan terbesarnya adalah sempat tidak mendapatkan restu dari orang tua.

Kesulitan yang pernah aku alami mengejar impian sebagai pro player mungkin izin dari orang tua, apalagi orang tuaku kurang paham apa itu pro player/esports dan lebih memilih anaknya untuk menjadi PNS dan fokus menyelesaikan studi S1,” ungkap Badman.

Walaupun begitu, Badman justru tidak mengeluh dan putus asa, melainkan mencoba untuk menunjukkan keseriusannya kepada orang tuanya lewat prestasi dan komitmen. Alhasil, ia pun akhirnya mendapatkan restu dari orang tuanya.

Tapi makin kesini orang tua juga udah mulai support, dan yang membuat aku tetap optimis untuk jadi pro player ya aku gak mau sia-siain waktu yang kubuang dan perjuanganku selama ini, dan aku juga gak mau sia-siain kesempatan yang akhirnya diberikan oleh orang tuaku,” sambungnya.

Seperti pemain lainnya terutama yang berdomisili jauh dari ibu kota, Badman juga sempat dihadapkan dengan kendala perangkat maupun jaringan. Namun bukannya mengeluh, ia justru mencoba untuk mencari solusinya.

Dulu aku pakai device itu kendalanya sering panas dan sering tiba-tiba nge-frame, kadang juga kalau lagi ikut turnamen offline suka pinjam tethering teman,” ujar Badman.

Dari Anggota Komunitas Hingga Direkrut Tim Profesional

Langkah Badman menjadi seorang pro player ternyata bermula dari sekedar anggota komunitas PUBG MOBILE di Makassar. Perjalanan yang ditempuhnya tersebut tentu tidaklah instan dan penuh dengan perjuangan.

Awal masuk NFT Esports itu karena aku dulu sering ikut turnamen offline di Makassar dan sering melawan NFT Esports. Mungkin karena tertarik dengan gameplay-ku, akhirnya aku di lirik oleh salah satu manager tim NFT Esports,” ungkap Badman.

Namun, modal keahlian saja belumlah cukup untuk bisa bergabung dengan tim profesional. Tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ia dapatkan, Badman berkomitmen untuk berjuang terlebih dahulu sebagai anggota komunitas.

Waktu itu bukan mereka yang merekrut aku, melainkan aku yang menawarkan diri walaupun saat itu masih sebatas menjadi anggota komunitas NFT, tapi seiring berjalannya waktu aku dikasih kesempatan mengisi slot tim NFT 007 untuk mengikuti PINC 2020,” ucapnya.

Perjuangan pun akhirnya berbuah manis, yang mana pada akhirnya Badman untuk pertama kalinya akan menginjakkan kaki di panggung PMPL ID Season 5 – League mendatang. Target terdekatnya, tentu saja menjadi raja PUBG MOBILE Indonesia musim ini.

Targetku bersama NFT Esports sudah pasti juara, soalnya di season sebelumnya NFT Esports berada di posisi Runner-Up. Harapannya semoga dengan aku join ke NFT Esports jadi bisa membawa NFT Esport untuk menjadi Champion di PMPL ID Season 5 ini,” ungkap Badman dengan optimis.

Di akhir wawancara, Badman juga membagikan pesan dan dukungannya untuk para penggemarnya, terutama anak daerah maupun mahasiswa yang bercita-cita ingin menjadi pro player.

Terus semangat, perbanyak tryhard, dan jangan terlalu banyak mengeluh. Tidak ada hal yang tidak mungkin selama kita masih niat berusaha dan kerja keras. Yakinlah bahwa usaha itu tidak akan mengkhianati hasil, dan tentunya doa dan restu orang tua juga penting karena tanpa mereka kita bukan siapa-siapa. Awali dengan Bismillah, akhiri dengan Alhamdulillah,” tutup Badman