Eksibisi PON Esports

[Analisa] Peluang Tim Indonesia di Valorant SEA Challengers Stage 3!

faizalkamill
11/08/2021 15:30 WIB
[Analisa] Peluang Tim Indonesia di Valorant SEA Challengers Stage 3!
Valorant Esports Indonesia

Gelaran Valorant SEA Challengers Playoffs Stage 3 kini sudah di depan mata. 16 tim Valorant terbaik dari seluruh Asia Tenggara sudah terpilih untuk bertanding dalam upaya menentukan siapa yang nantinya akan mewakili SEA (South East Asia) di ajang internasional Valorant, Valorant Masters Berlin.

Sebagai bagian dari region SEA, Indonesia mengirimkan 3 tim Valorant terbaik di turnamen nanti. Tim-tim tersebut mendapatkan undangan setelah berhasil memenangkan turnamen Challengers regional yang diadakan sebanyak 3 kali. Tim tersebut antara lain ONIC G, Alter Ego, dan BOOM Esports. Di artikel kali ini tim Esports ID akan memberikan analisa singkat tentang peluang dari tim-tim Indonesia di gelaran Challengers Playoffs nanti.

Yamisok Nobar

Valorant Esports Indonesia

ONIC G

Pemenang dari Challengers Indonesia week 1 ini merupakan tim yang tidak diduga-duga kedatangannya. Berisikan para pemain muda, ONIC G menawarkan permainan taktis yang apik dibarengi permainan individual yang di atas rata-rata. Tim ini baru saja merubah rosternya beberapa bulan lalu namun berhasil menemukan strategi terbaik untuk mengoptimalkan potensi mereka. Dibandingkan dengan dua tim lainnya di daftar ini, ONIC G merupakan tim dengan pengalaman kompetisi yang masih minim. Meski begitu, ketidaktahuan lawan tentang kemampuan tim ini bisa saja menjadi kelebihan yang bisa dimanfaatkan oleh ONIC di turnamen nanti.

Valorant OneUp

ONIC G pun memiliki keuntungan lain memasuki turnamen mendatang yaitu waktu latihan yang lebih banyak dibandingkan tim lain. Mereka menang di week 1 dan memiliki waktu kurang lebih 1 bulan untuk mempersiapkan diri. Kepada tim Esports ID, ONIC Monyet mengatakan bahwa mereka optimis dengan performa mereka menjelang Playoffs nanti.

Valorant Esports Indonesia

Dari hasil pembagian grup, ONIC masuk ke grup B yang bisa dikatakan cukup berat. Mereka harus berhadapan dengan tim FULL SENSE dan juga Paper Rex yang kemampuannya sudah terbuktikan di qualifier Masters sebelumnya. Jika ingin memisahkan diri dan melaju ke babak selanjutnya, the young rising star ini harus tampil eksplosif sejak menit pertama pertandingan.

Alter Ego

Alter Ego lolos dari Challengers main event week kedua. Mereka berhasil menghapuskan kutukan yang ada ketika  mengalahkan BOOM Esports di Grand Final. Sebelumnya Alter Ego selalu terjebak dalam lereng runner-up dan kini mereka berhasil memperbaiki kesalahan tersebut.

Valorant Esports Indonesia

Sejak beberapa turnamen lalu tim Valorant Alter Ego selalu dipertimbangkan sebagai tim Valorant top di Indonesia. Setelah tampil kurang memuaskan di beberapa turnamen sebelumnya, di main event kedua kemarin Alter Ego berhasil tampil solid sepanjang turnamen. Masing-masing pemain berhasil step-up dan menjadi peran penting dalam permainan. Mereka juga berhasil memanfaatkan KAY/O yang notabene Agent baru dalam komposisi tim mereka.

Valorant OneUp

Di Playoffs nanti, Alter Ego masuk ke grup D bersama UwU (MY&SG), Cerberus Esports (Vietnam), dan Oasis Gaming (Filipina). Alter Ego memiliki potensi kuat untuk lolos dari grup ini jika melihat performa mereka di Challengers 2 kemarin. Meski begitu, mereka tetap harus memperhatikan ancaman dari tim lain terutama tim UwU yang menjadi perwakilan pertama dari wilayah SG & MY.

BOOM Esports

Tim yang digadang-gadang sebagai super team dari Indonesia ini mengalami beberapa permasalahan di awal-awal turnamen. Pergantian roster yang terjadi cukup mempengaruhi gaya bermain dari tim ini. Di main event Challengers Indonesia week 1 & 2, BOOM seringkali mengalami masalah konsistensi dalam bermain. Sebagai contoh mereka bisa bermain dengan sangat baik di satu pertandingan dan di pertandingan lainnya bermain mengecewakan.

Valorant OneUp

Pergantian roster yang terjadi juga mempengaruhi komposisi Agent yang dipilih. Masuknya fl1pzjder ke dalam tim mengubah posisi NcSlasher yang sebelumnya merupakan secondary duelist menjadi seorang controller, juga asteriskk yang bermain menjadi sentinel di beberapa pertandingan.

Meski mengalami awal yang cukup lambat, BOOM Esports akhirnya menemukan ritme permainan yang mereka kehendaki di week ketiga. Mereka berhasil tampil dominan dan keluar sebagai juaranya. Mereka berhasil mengatasi masalah inkonsistensi dan lahir kembali sebagai BOOM yang selalu tampil ganas di setiap pertandingannya.

Di Playoffs nanti, BOOM terdaftar di grup C bersama X10 Esports (Thailand), Galaxy Racer (Filipina), & Team Big BAAM (Vietnam). Lawan terberat BOOM di grup ini tentu saja X10 Esports yang notabene pemenang Challengers Playoffs stage 2 lalu. Meski begitu, mereka juga harus mempertimbangkan tim lainnya yang juga tampil cukup solid di Challengers regional masing-masing. Jika BOOM nantinya berhasil tampil konsisten sejak awal pertandingan, mereka memiliki kans besar untuk lolos ke babak selanjutnya.

Valorant Esports Indonesia

Tadi adalah beberapa analisa singkat dari masing-masing tim perwakilan Indonesia di SEA Challengers Playoffs nanti. Sebagai kesimpulan, tim Indonesia bisa melangkah jauh di Playoffs nanti jika mereka berhasil menampilkan pembukaan yang kuat. Mereka harus mengerahkan semua kekuatan sejak awal turnamen agar bisa bersaing dengan tim-tim lainnya. Bagaimana pendapatmu Sobat Esports?