Esports

Valve Dibanjiri Kritik Terkait Sistem Kualifikasi DPC 2021!

Mushab Hassan
05/01/2021 14:45 WIB
Valve Dibanjiri Kritik Terkait Sistem Kualifikasi DPC 2021!
Sumber: Liquipedia

Rangkaian kritik banjiri Valve selaku developer DOTA 2 terkait penyelenggaraan Dota Pro Circuit (DPC) musim 2021 yang rencananya akan dimulai kurang dari dua minggu lagi. Mulai dari jawara The International 3 Jonathan 'Loda' Berg hingga pundit andalan Kylee Freedman melontarkan keluhannya atas sistem yang Valve terapkan. 

Kritikan Loda cuitkan melalui akun pribadi Twitternya kala ia mengomentari dimasukkannya Evil Geniuses dalam daftar tim yang mendapatkan undangan langsung. Ujar mantan Carry Alliance tersebut Valve seharusnya memberi alasan yang jelas terkait dipilihnya EG menjadi satu dari empat tim yang mengisi Upper Division Regional League NA.

Yamisok Nobar

Senada dengan Loda, ahli statistik DOTA 2 Ben 'Noxville' Steenhuisen juga turut melimpahkan kekecewaannya melalui akun Twitternya. Ia merasa tak ada transparansi dari pihak Valve maupun penyelenggara turnamen terkait tim-tim yang dipilih ke daftar direct invite team.

Dari kacamata pro-player yang masih aktif bermain, Otavio 'Tavo' Gabriel ikut meluapkan kekecewaannya melalui Twitlonger pribadinya. Ia merupakan pro-player asal Brazil yang sempat bertanding pada helatan The International 8 lalu bersama Pain Gaming. Ia juga kecewa terhadap penyelenggara yang tidak memberikan kesempatan bagi tim-tim baru untuk mengikuti open qualifier bagi divisi utama. Akibatnya, ia bersama 444, hFn, dan Mandy harus memanjat dari open qualifier untuk bisa terlibat dalam DPC Regional League Lower Division.

Terkait itu pula Kyle akhirnya angkat suara. Pria yang dikenal seringkali melontarkan kritik terhadap pro-scene DOTA 2 tersebut mempertanyakan OGA Dota Pit dan Valve akan kejelasan sistem invitasi maupun open qualifier DPC 2021. Ia mengatakan pihak penyelenggara baiknya menaruh perhatian lebih akan hal ini.

DPC Regional League memang tidak menyisakan Open Qualifier bagi Upper Division. Hingga saat ini, hanya region NA yang memberi jatah bagi para pendatang baru untuk mencoba peruntungan Upper Division melalui jalur Open Qualifier. Sisanya di region lain, tim-tim baru atau yang tidak diundang melalui jatah Closed Qualifier harus berjuang mati-matian demi menyabet slot di Lower Division.

Gimana pendapatmu Sobat Esports, apakah sistem DPC 2021 sudah cukup adil?