Esports

Disebut Sebagai Support Terbaik, Whitemon Dulunya Pemain Carry

Billy Rifki
13/07/2021 14:05 WIB
Disebut Sebagai Support Terbaik, Whitemon Dulunya Pemain Carry
esports.id interview

Matthew Filemon alias Whitemon adalah pemain esports asal Indonesia yang namanya sedang melambung. Menekuni titel DOTA 2, ia bersama Xepher di tim T1 baru menorehkan banyak prestasi internasional. Pencapaian terbarunya adalah peringkat tiga di WePlay AniMajor, Juara di ESL One Summer 2021 sampai lolos ke The International 10.

Meski bakatnya sebagai pemain support tak perlu diragukan, Whitemon bercerita kalau dia awalnya merupakan pemain carry. Bahkan sempat menembus top 50 di leaderboard. Namun, seiring karirnya berjalan, pemain yang juga dipanggil Luwee ini bertransisi menjadi support 5. Kepada Esports.ID, Whitemon menceritakan awal karirnya dan transisi dari carry menjadi support.

Yamisok Nobar


"Sebetulnya kalau main MMR main carry sama support juga. Cuman role asli gue kan carry dulunya, terus transisinya itu awalnya rada susah. Kayak, gue butuh pembiasaan diri sekitar setahunan. Sekitar setahunan itu gue biasaan diri dari carry jadi support," ucap Whitemon.

Karir Whitemon juga tak selalu mulus. Dia memulai profesi player DOTA 2 dengan mengikuti turnamen-turnamen kecil di Bandung. Sampai akhirnya ia lolos ke main event yang diselenggarakan di Jakarta. Disanalah EVOS kepincut dengan permainan Whitemon.

Impiannya pernah terganjal oleh konflik keluarga. Orangtuanya sempat tak menyetujui Whitemon untuk berkarir sebagai gamer. EVOS sendiri turun tangan untuk mediasi dan Whitemon akhirnya mendapat izin main DOTA 2 secara kompetitif meski harus meninggalkan pendidikan.

Salah satu langkah penting Whitemon hingga berhasil seperti sekarang adalah keberaniannya main di luar Indonesia. Tercatat, ia pernah "magang"  di RSG, lalu berpijak ke Geek Fam sampai kini berlabuh di T1.

Masih banyak hal-hal menarik dari Whitemon yang bisa kalian ungkap di video interview Esports.ID. Apa pendapat Sobat Esports tentang Whitemon?