Esports

Newbee Diduga "Curi" Uang Pemainnya dari Fortnite World Cup

Rendy Lim
23/07/2020 14:18 WIB
Newbee Diduga "Curi" Uang Pemainnya dari Fortnite World Cup
Sebelumnya kasus match fixing, sekarang curi uang pemain, aduh Newbee...; afkgaming

Tim esports asal China, Newbee kembali terjerat kasus berat. Sebelumnya, pada awal Mei 2020, Newbee telah di blacklist dari seluruh kompetisi DOTA 2 di China akibat terbukti melakukan match-fixing. Kali ini, Newbee diduga telah mencuri 100.000 USD uang hadiah turnamen dari dua pemain Fortnite nya, XXM dan xMende.

Mereka berdua finish di peringkat 49 pada kompetisi Fortnite Worlds Cup Duos Juli 2019 lalu dan tidak pernah lagi mengikuti kompetisi Fortnite apapun setelah itu. Isu ini pertama kali diangkat oleh coach Fortnite Rhidax yang memposting secara terbuka masalah Newbee ini ke publik. 

Rhidax menduga Newbee telah mencuri lebih dari 100.000 USD dari hadiah turnamen. Dirinya menyatakan bahwa Newbee menjebak para pemainnya dalam kontrak dan mencuri semua hadiah turnamen Fortnite selama World Cup, termasuk 2 kualifikasi sebelumnya. 

Selain itu, Rhidax juga memberikan bukti screenshots pembicaraan dengan WenQian (pemain Fornite lainnya di Newbee) dan menyatakan bahwa timnya telah mencuri 10.000 USD dari pemain tersebut. 

Terdapat juga screenshots dari percakapan dengan sumber terpercaya yang dekat dengan XXM dan xMende. Sumber tersebut menyebutkan uang yang seharusnya menjadi hal kedua pemain itu telah 'ditelan' oleh Newbee. Bahkan, mereka tidak akan bisa menuntut Newbee di pengadilan. 

Menurut Rhidax, ini adalah penipuan terbesar di scene esports Fortnite hingga saat ini. Rhidax juga menyebutkan kalau dirinya tidak akan terkejut jika organisasi ini telah banyak melakukan penipuan lain di luar Fornite. 

Kejadian ini tentu mengungkit masalah bulan Mei lalu yang berujung Chinese DOTA 2 Organization ImbaTV dan Chinese DOTA 2 Association (CDA) memblokir Newbee dan 5 pemain Dota 2 nya akibat tertangkap melakukan match-fixing. 

Hingga saat ini, Newbee sudah tidak termasuk dalam anggota CDA dan dilarang untuk mengikuti kompetisi yang diadakan oleh CDA dan Dota 2 Professional League (DPL). Kelima pemain yang tertangkap saat melakukan match-fixing juga diblokir. Bukti-bukti yang mengarah pada pemblokiran ini bahkan dikirimkan kepada Valve. 

Wah, Bagaimana pendapatmu Sobat Esports, apakah skandal-skandal Newbee akan berhenti disini? Semoga kasus seperti ini tidak terjadi di organisasi esports lain yah!