Esports

Analisa Rank MPL ID S10 Versi Bon Chan, Kenapa Geek Fam Terendah?

Billy Rifki
01/08/2022 21:00 WIB
Analisa Rank MPL ID S10 Versi Bon Chan, Kenapa Geek Fam Terendah?
esports.id

Pelatih Blacklist International, Bon Chan merilis sebuah power ranking alias peta kekuatan MPL Indonesia season 10. Diwarnai banyak transfer kejutan pemain asing yang hijrah ke tanah air, musim ini akan jadi musim kompetisi paling menarik sejauh ini.

Dari ilustrasi yang diungkap Bon Chan via Youtube-nya, ia mengjagokan EVOS Legends dan RRQ Hoshi sebagai tim paling kuat. Secara berurutan ada nama Aura Fire, Bigetron Alpha, ONIC, Alter Ego, Rebellion Zion dan Geek Fam kembali jadi peringkat terakhir.

PT Media Esports Indonesia

Analisisnya cukup mengejutkan kalau berdasar dari giatnya Geek Fam merombak skuad musim ini dengan harapan muncul perubahan. Setidaknya ada dua nama pemain Filipina yang bakal tampil di MPL ID S10 yakni Hades dari Echo PH dan Baloyskie dari ONIC. Lantas, mengapa Bon Chan tetap menilai Geek Fam paling buncit?

Berikut beberapa analisa kenapa Geek Fam masih akan tertahan di papan bawah MPL ID S10:

1. Adaptasi Gameplay

Bon Chan menilai tim ini masih dalam fase adaptasi. Selain dari gameplay yang berbeda antara roster lokal Indonesia dan Filipina, tapi juga kendala bahasa. Apalagi Bon Chan berpendapat kalau Baloyskie kemungkinan besar jadi kapten tim, setidaknya shoutcaller utama dalam tim.

Walau Baloyskie sosok yang tepat untuk memimpin tim, namun akan ada kesulitan bagi Baloyskie dan rekan barunya di Geek Fam memahami arahan sang kapten terlepas dari waktu persiapan dan scrim yang telah mereka lalui jelang MPL S10.

Role Balyoskie sendiri adalah roamer yang terkenal dengan aksi Natalia-nya. Artinya, saat Baloyskie membuat pergerakan, ia harus memberikan perintah sesingkat dan seefektif mungkin sampai rekannya memahami tanpa pikir panjang.

2. Bukan Jaminan Overpowered

Kehadiran Hadess dan Baloyskie yang belum juga diungkap Geek Fam tak menjamin 100% mereka bisa menggebrak di MPL S10. Target realistis bahkan setelah pembelian mahal mereka adalah lolos playoffs.

Tak ada pemain baru Geek Fam yang pernah punya cerita juara. Paling dekat adalah Baloyskie yang dua kali jadi runner up di MPL PH dan M3.

Namun, kalau dibandingkan dengan apa yang Geek Fam punya musim lalu. Adil bila dikatakan kekuatan Geek Fam meningkat, setidaknya secara individu. Tapi, apakah Geek Fam bakal bergantung pada kemampuan "gendong" dari Hadess dan Baloyskie semata di MPL S10?

3. Bocoran Scrim Bon Chan

Analisa yang diungkap Bon Chan semua berasal dari data scrim dan pengamatannya sebagai pelatih. Pun dengan power ranking yang ia rilis. Tak diragukan Geek Fam akan jadi lebih tangguh musim ini, namun ia melihat sinergi antara pemain lama dan player baru Geek Fam belum sekuat pesaing lainnya.

Hal ini juga yang membuat Bon Chan menilai belum adanya identitas gameplay yang pas untuk Geek Fam baru. Minimal butuh waktu hingga pertengahan pekan regular season paling cepat, atau musim selanjutnya sampai Geek Fam bisa konsisten dan saling kenal.

4. Pilar Lama Belum Teruji

Masalah Geek Fam tiap musim adalah tidak adanya konsistensi dari roster. Hasil yang buruk selalu coba diselesaikan dengan membawa punggawa baru. Renv saja yang sudah malang melintang di Geek Fam sudah berkali-kali berganti role demi perbaikan tim.

Belum waktunya untuk pembuktian diri, Renv harus berbaur lagi dengan player-player baru dan tugas yang berbeda. Musim ini, setidaknya ada nama Hanz dan Rupture yang kembali memperkuat tim. Sosok ini wajib diberikan jam terbang sebanyak-banyaknya bersamaan dengan Hadess dan Baloyskie agar chemistry mereka lekas padu.

Terakhir, Bon Chan berharap Geek Fam tak marah saat melihat power ranking ini malah menjadikannya motivasi untuk membungkan pernyataan Bon Chan. Tak cuma sang pelatih, sobat Esports tentunya berharap Geek Fam bisa bikin gempar di MPL S10 dengan roster barunya!