Membanggakan! Eagle 365 Juarai PUBG APAC Predator League 2020/21

Basitullah
15/04/2021 11:51 WIB
Membanggakan! Eagle 365 Juarai PUBG APAC Predator League 2020/21

Asia Pasific Predator League 2020/21 Grand Final telah sukses diselenggarakan. Turnamen tahunan persembahan Acer Predator ini, melibatkan banyak tim esports di lebih dari 17 wilayah Asia yang telah berjuang selama enam hari penuh dan mampu hasilkan lebih dari 15 juta views.

Spesial untuk tahun ini, selain perubahan format dari offline ke online, babak final dibagi menjadi empat sub-turnamen: dua untuk DOTA 2 dan dua lagi untuk PUBG. Empat tim pemenang dari masing-masing sub-turnamen berbagi hadiah sebesar USD240,000 (Rp3,5 miliar) serta menerima trofi Predator Shield yang begitu didambakan.

Yamisok Nobar

DOTA 2: Asia & APAC Predator League 2020/21

Pada pertandingan DOTA 2 Asia Predator League 2020/21, Team Veteran asal Myanmar yang dihempas oleh tim IMG ke lower bracket, berhasil merangkak naik setelah mengalahkan lawan-lawannya, seperti Sara Kollo ataupun The Council. Kemenangan tersebut membawa Team Veteran ke babak grand final kembali melawan tim IMG asal Mongolia yang begitu difavoritkan. Tim IMG dianggap favorit karena rekor tak terkalahkan yang mereka miliki dan kepemimpinan Ravdan "Hustla" Narmandakh.

Meskipun kembali bertemu dengan tim yang menjatuhkannya ke lower bracket, Team Veteran ternyata mampu bertahan. Semua berkat permainan Pangolier dari Kalay99 selama game pertama dan kejutan 'wombo combo' di menit ke-29 pada game ketiga. Kerja keras dan konsistensi Team Veteran membawa mereka menjadi juara DOTA 2 Asia Predator League 2020/21 setelah mengalahkan IMG dengan skor 2-1.

Prize Pool:
- Juara 1: Team Veteran ($20,000 USD)
- Juara 2: IMG ($10,000 USD)
- Juara 3: The Council ($5,000 USD)

Di sisi lain, dalam pertandingan DOTA 2 APAC Predator League 2020/21, BOOM Esports yang berjuang keras di upper bracket harus terhempas ke lower bracket final saat menjamu OB Esports x Neon. Bertemu dengan TNC Predator di final lower bracket, ternyata jadi akhir perjuangan BOOM Esports yang harus puas dengan posisi 3 di DOTA 2 APAC Predator League 2020/21.

Usai menang dari BOOM Esports, TNC Predator melanjutkan langkahnya ke grand final, menghadapi sesama perwakilan Filipina yaitu OB Esports x Neon. Dalam pertandingan balas dendam itu, TNC ternyata berhasil mengalahkan Neon, menyapu bersih mereka di sebagian besar pertarungan. Kehebatan Marvin "Boomy" Rushton dalam menyusun strategi menjadi kunci kesuksesan tim TNC memenangkan pertandingan tersebut dengan skor mutlak 2-0.

Prize Pool:
- Juara 1: TNC Predator ($50,000 USD)
- Juara 2: OB Esports x Neon ($25,000 USD)
- Juara 3: BOOM Esports ($10,000 USD)


PUBG: Asia & APAC Predator League 2020/21

Pada sub-turnamen PUBG Asia, tiga perwakilan dari Korea Selatan berhasil menjadi pusat perhatian berkat dominasinya. Baik itu tim Jepang, Hongkong, Taiwan dan China dibuat tak berdaya. Posisi 1-4 klasemen dikuasai oleh Korea Selatan, dimana DAMWON Gaming peringkat 1 (142 poin), GPS GHIBLI peringkat 2 (122 poin), Danawa e-sports peringkat 3 (112 poin) dan Afreeca Freecs peringkat 4 (100 poin).

Prize Pool:
- Juara 1: DAMWON Gaming ($37,500 USD)
- Juara 2: GPS GHIBLI ($15,000 USD)
- Juara 3: Danawa e-sports ($7,500 USD)

Sementara di sub-turnamen PUBG APAC, giliran tim Eagle 365 dari Indonesia unjuk gigi dengan mendominasi panggung PUBG APAC Predator League 2020/21. Tim Eagle 365 bermain konsisten sejak hari pertama dengan hampir mengamankan posisi 5 besar di setiap ronde. Chibiritt dan teman-temannya juga berhasil mempertahankan performa permainan yang apik dan menutup kompetisi dengan perolehan 125 poin.

Sedangkan untuk peringkat kedua dan ketiga masing-masing diraih oleh tim CERBERUS Esports (104 poin) dan Team NO1 (97). Disusul oleh tim Indonesia lainnya yang berada di peringkat 4, yakni Victim Rise yang berhasil memperoleh 92 poin.

Prize Pool:
- Juara 1: Eagle 365 Esports ($37,500 USD)
- Juara 2: CERBERUS Esports ($15,000 USD)
- Juara 3: Team NO1 ($7,500 USD)

Intel Most Valuable Player (MVP)

Selain penghargaan yang diterima oleh para tim, Erin Jasper "Yopaj" Ferrer dari tim Neon Esports dan Risky "Chibiritt" Junaidi Putra dari tim Eagle 365 juga diberi gelar sebagai Intel MVP (Most Valuable Player) karena menampilkan keterampilan yang luar biasa di APAC Predator League 2020/21 Grand Final.

Menyusul keberhasilan ini, diumumkan juga bahwa Jepang akan menjadi tuan rumah untuk Asia-Pacific Predator League 2022 Grand Final. Wah, sepertinya bakal seru nih tahun depan!