Esports

Timnas Indonesia Raih Runner-up di Ajang FIBA Esports Open III

Michael
19/04/2021 16:03 WIB
Timnas Indonesia Raih Runner-up di Ajang FIBA Esports Open III
Timnas Esports Basket Indonesia Berlaga di Ajang FIBA Esports Open III

Asa Timnas Basket Esports Indonesia untuk merebut gelar FIBA Esports Open III Southeast Asia (SEA) harus tertunda usai takluk dari Filipina di babak grand final. Tampil fantastis sepanjang turnamen, Timnas esports harus takluk dua game langsung menghadapi Raksasa Asia Tenggara, Filipina dengan skor 53-60 & 36-44.

Sebelum melangkah ke grand final, Timnas esports Indonesia tampil cukup meyakinkan dengan menjadi juara di Grup B usai mengalahkan Mongolia (56-44) & Srilanka (121-36). Melanjutkan permainan impresifnya, di semifinal giliran Vietnam ditaklukkan dua game langsung dengan skor 90-35 & 88-31.

Yamisok Nobar


Timnas Indonesia vs Filipina - source: Youtube FIBA Esports Open

Meski kalah dua game langsung, Timnas Indonesia bukan tanpa perlawanan di grand final. Mengandalkan tembakan jarak jauh (tiga angka), Indonesia sempat memimpin perolehan skor 15– 8 di kuarter pertama. Sayangnya tim Filipina yang dimotori Shintarou perlahan memangkas ketinggalan mereka bahkan berbalik unggul di kuarter keempat. Indonesia akhirnya harus menyerah 53-60 di game pertama, 0-1 untuk keunggulan Filipina.

Kalah di game pertama, Timnas Indonesia kembali tampil agresif di awal laga kedua. Namun, Shintarou lagi-lagi menjadi mimpi buruk untuk Timnas Indonesia. Three pointer Filipina ini mampu mencari ruang kosong untuk melesakkan tembakan jarak jauhnya yang mematikan. Filipina akhirnya memastikan menjadi juara usai menutup pertandingan dengan skor 44-36.

Meski gagal meraih gelar juara, Timnas Indonesia tidak perlu berkecil hati, setidaknya pencapaian runner-up sudah jauh meningkat dibandingkan turnamen sebelumnya. Hal ini senada dengan pendapat Roy Manella, selaku Manager Timnas Indonesia, “Timnas kali ini jauh lebih baik sekalipun kita belum bisa pecah telur mengalahkan Filipina, namun dari margin score dan mental kita mengalami peningkatan pesat. Dari sisi preparation bisa dibilang dadakan, karena jadwal FIBA dipercepat dari semulai awal Mei, jadi 16 – 18 April kemarin.”

“Pasca ajang ini lumayan mengangkat animo game NBA2K dan sepertinya akan timbul event-event turnamen secara online yang tentunya para pemain akan berlomba-lomba ingin menjadi bagian dari skuad timnas berikutnya. Harapan saya, semoga PERBASI bisa memulai, memperhatikan dan merealisasikan para pemain-pemain esport basket ini dan membuat liga resmi yang dapat membuat mental, skill dan pengalaman para pemain2 indonesia makin matang lagi supaya kita siap selalu di ajang internasional,” tutup Roy.


Mau jadi bagian dari Timnas Esports Basket Indonesia?

Gimana Sobat Esports, tertarik jadi bagian Timnas Esports Basket Indonesia? Kepoin aja Instagramnya ya!