Esports

Jubir Satgas Covid Akan Pantau Keamanan Pelatnas Esports

Billy Rifki
25/02/2022 11:59 WIB
Jubir Satgas Covid Akan Pantau Keamanan Pelatnas Esports
esports.id interview

Panitia seleksi nasional timnas esports kemarin telah mengumumkan para pelatih yang akan memimpin 10 nomor pertandingan untuk SEA Games 2021 Vietnam. Kini, perhatian beralih ke agenda selanjutnya yakni pemusatan latihan nasional atau pelatnas.

Pelatnas dimulai dari 1 Maret hingga 30 April 2022 di Megamendung, Bogor dengan total peserta pelatnas berjumlah 120 orang dan 10 pelatih. Meski lokasi yang disiapkan cukup luas, tim seleknas tetap waspada dengan ancaman Covid-19. Untuk itu, mereka langsung berkolaborasi dengan jubir satgas Covid, dokter Reisa Broto Asmoro untuk memberikan panduan dan kemungkinan memantau langsung kegiatan pelatnas di Megamendung.

dr Reisa turut hadir dalam acara pengumuman pelatih timnas di kantor PB ESI. Namun, ia belum mengkonfirmasi soal perannya di pelatnas nanti. Sejauh ini, ia hanya akan memberi panduan tentang pencegahan Covid untuk para atlet dan pelatih di sana.

" Nanti kita lihat yah kondisinya seperti apa (mengawas langsung di pelatnas) karena ini juga kan masih juru bicara penanganan, mungkin di sana ngga full-time. Tapi panduan protokol kesehatannya sudah diberikan yang menyerupai panduan keolahragaan di Indonesia pada event sebelumnya. Supaya bisa jadi dasar bagaimana melakukan kegiatan ini dengan lancar" ucap dr Reisa dalam interview dengan Esports.ID.

Salah satu panduan yang dr Reisa tekankan kepada PB ESI dan para individu yang berada di pelatnas nanti diantaranya selalu pakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan menghindari makan bersama. Ini adalah panduan dasar untuk mencegah ada pemaparan di dalam area pelatnas.

Tak cuma fokus pada penanganan Covid, dr Reisa mengatakan ia akan bekerja untuk memantau gaya hidup dan nutrisi para atlet pelatnas.

" Sebaiknya kerjanya paripurna (lengkap) yah, karena kalau kita cuma prokes aja, gizinya tidak optimal ya percuma. Jadi dalam panduan itu yang diatur itu semua kegiatan termasuk keseharian pemain dan pelatih harus diatur" tambahnya.

Dokter Reisa menekankan bahwa ia tak ingin nanti kecolongan dengan ancaman Covid varian Omicron yang kini ada di puncak gelombang ketiga. Kehadirannya akan memastikan para pemain nanti aman dan tak ada gangguan chemistry yang disebabkan oleh adanya pemain yang terpapar sehingga mengganggu proses latihan.

Tak lupa, mantan Puteri Indonesia 2010 ini memberikan semangat untuk para pelatih dan pemain di pelatnas nanti. " Pokoknya tetap optimis, semangat meski kita situasinya sedang di tengah pandemi semoga tak jadi kendala. Ikuti saja anjurannya, panduannnya, laksanakan prokes, jaga gaya hidup sehat supaya bisa optimal memberikan yang terbaik. Kita doakan bersama semoga latihannya berjalan dengan baik, semua turnamen lancar dan sukses bawa pulang emas ke Indonesia"

Wah gokil nih berarti pengawasan kesehatan di pelatnas nanti bakal ketat banget. Semoga para pemain bisa makin termotivasi untuk berlatih karena sudah yakin dengan kesiapan fasilitas dan infrastruktur pelatnas nanti.