Esports

Sekjen IESF Puji Dampak PBESI & IESPA Untuk Esports Indonesia

Billy Rifki
11/03/2022 20:26 WIB
Sekjen IESF Puji Dampak PBESI & IESPA Untuk Esports Indonesia
esports.id interview

Sekjen IESF, Boban Totovski hadir mengunjungi pelatnas esports sekaligus membahas lebih jauh tentang Indonesia Esports Summit dan kejuaraan dunia Esports ke-14 di Bali November mendatang. Dalam press conference yang diselenggarakan Jumat siang tadi (11/3), Boban mengapresiasi dampak dari kehadiran PBESI dan IESPA untuk perkembangan ekosistem esports Indonesia.

Didampingi oleh Ketua Harian PBESI, Komjen Pol. Drs. Bambang Sunarwibowo, S.H., M.Hum dan Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta OctohariBoban mengatakan ada banyak situasi di negara-negara luar yang memiliki dualisme kepengurusan dalam hal ini esports. Indonesia sempat mengalami kebingungan dengan berdirinya IESPA dan PBESI. Untungnya, kedua organisasi ini sepakat untuk bersatu dan IESPA menyatakan menginduk kepada PBESI.

" Beberapa dari kalian tahu, ada juga tidak. Kalian bisa melihat situasi di banyak negara ada lebih dari satu organisasi pengurus esports yang hadir. IESF saat ini mencoba perlahan mengubah brand esports dunia untuk mewujudkan tujuan utama kami mempersatukan tiap anggota di seluruh dunia. Ini yang coba kami lakukan dalam skala global dan kami harap anggota kami juga melakukannya di negara masing-masing" ucap Boban.

Kolaborasi IESPA dan PBESI menjadi contoh bagi Boban untuk ditunjukan ke organisasi atau federasi esports negara lain. Keberhasilan IESPA dan PBESI untuk satu suara langsung erbuah manis dengan terpilihnya Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia esports.

Boban melanjutkan, kontribusi kedua organisasi ini akan sangat besar dampaknya bagi Indonesia. Ia bahkan tak bisa membayangkan kesuksesan apa yang bisa dicapai oleh kedua organisasi tersebut selama mereka bekerja sama.

" PBESI dan IESPA punya visi yang sama untuk mengembangkan esports, membantu pemain esports dan memenangkan medali-medali emas di kejuaraan dunia. Mereka tak akan bisa melakukannya kalau tak bekerja sama. Proyek pertama kolaborasi mereka langsung menghadirkan kejuaraan esports terbesar dunia. Bisa kalian bayangkan apa lagi keberhasilan yang mereka raih di tahun 2023. 2024, 2025? Aku tak mampu membayangkannya, karena tak ada ada batasan untuk mereka. Ini adalah langkah yang sangat baik bukan cuma untuk Indonesia tapi juga seluruh dunia." tutup Boban mengakhiri sesi QnA media.

Kejuaraan Dunia Esports 2022 atau IESF World Championship ke-14 akan digelar di Bali pada November tahun ini. Event ini merupakan salah satu agenda terpenting dalam Desain Besar Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) 2022. Kejuaraan Dunia Esports 2022 akan dihadiri oleh lebih dari 120 negara. PBESI telah melakukan koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak terkait, seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).