Esports

Lapar & Capt ke BTR Red Villains, Svavfel "Kita Mau Ngejar Poin PMGC"

Dandesignlab
18/05/2023 23:29 WIB
Lapar & Capt ke BTR Red Villains, Svavfel "Kita Mau Ngejar Poin PMGC"
Instagram

Bigetron Red Villains telah mengumumkan anggota terbarunya di lineup mereka yaitu Lapar dan coach Capt dari VOIN Esports pasca SEA Games pada 15 Mei 2023 lalu.

Keberhasilan keduanya meraih emas di tim INA 2 SEA Games tampaknya membuat Red Villains tertarik untuk menggaet Lapar dan Capt demi membela tim jelang PMPL mendatang.

Coach Capt sendiri merupakan pelatih yang tak perlu diragukan lagi kemampuannya. Beliau sudah memiliki banyak pengalaman melatih Timnas, serta mengantongi beberapa track record positif di skena esports PUBG Mobile Indonesia.

Begitu juga dengan Lapar, pemain jebolan EVOS Reborn yang sedang bersinar saat ini pun menjadi pilihan tepat bagi Bigetron Red Villains berdasarkan performa SEA Games 2023 dan PMPL ID Spring 2023 lalu ketika bermain di VOIN Esports.

Svafvel Ungkap Tujuan dan Harapan Red Villains Jelang PMPL Mendatang

Svafvel selaku pemain Bigetron Red Villains yang juga telah membela Timnas Tanah air di SEA Games 2023 telah memberikan tanggapannya kepada Esports ID mengenai kehadiran Lapar dan Capt ke timnya.

Ia merasa bahwa bergabungnya kedua pilar VOIN Esports dapat memberikan perubahan yang lebih baik kepada tim.

Capt selaku coach juga sempat memberikan tujuannya di Red Villains kepada Esports ID bahwa ia dan rekan setimnya akan berusaha mengejar posisi BOOM Esports hingga di atas lima tingkat. Svafvel akhirnya menjelaskan rencana tersebut bahwa tujuan Capt saat ini ialah hendak mengejar ketertinggalan poin menuju PMGC.

"Masuknya Lapar dan Capt pasti akan ada adjustment sedikit. Dan juga musuh kita sekarang ialah waktu. Karena persiapan kita sedikit, PMPL setahu ku tanggal 7 dan kita masih ada kegiatan Timnas tuh sampai tanggal 20. Jadi kita harus bisa ngejar itu biar bisa dapat.

Kenapa Capt bilang harus diatas BOOM Esports, karena kita mau ngejar poin PMGC nya. Jadi kita setelah PMPL harus bisa mengikis 150-100 poin ketertinggalan. Jadi mungkin ada sentuhan-sentuhan capt sebagai coach yang baru yang mungkin akan membuat itu kesampaian." Ungkap Svavfel.