Yamaha

Riot Segera Perbaiki Glitch Darah di Valorant pada Patch Selanjutnya

faizalkamill
08/06/2022 14:30 WIB
Riot Segera Perbaiki Glitch Darah di Valorant pada Patch Selanjutnya
VALORANT

Riot Games telah mengonfirmasi tentang keberadaan glitch aneh yang hadir di Patch terbaru Valorant, Patch 4.11. Pada glitch ini ketika pemain menembak lawan bukannya percikan darah yang muncul tetapi sebuah percikan api. Pengembang Valorant mengatakan bahwa glitch ini akan segera diatasi pada Patch selanjutnya.

VALORANT tidak dikenal sebagai game yang sadis dan penuh darah meskipun tujuan utama dari game ini adalah untuk membunuh tim musuh. Di Valorant terdapat fitur dimana jumlah elemen darah di game bisa diubah di menu pengaturan.

PT Media Esports Indonesia

Ini memungkinkan pemain untuk menentukan seberapa banyak darah yang ingin mereka lihat. Tapi pada Patch terbaru kali ini terdapat bug aneh yang malah menggantikan darah dengan percikan api, membuat pemain menjadi kebingungan.

Sumber: First Sportz

Sebelumnya, menembak musuh di bagian kepala menghasilkan percikan darah kecil untuk memberitahu bahwa tembakan kalian terhubung ke lawan.

Tetapi sejak Patch 4.11 diimplementasikan, para pemain telah melaporkan bahwa malah percikan api yang muncul sebagai gantinya. Meskipun ini bukan masalah yang signifikan, hal ini bisa membuat pemain kehilangan fokus di tengah pertarungan.

Riot menyadari akan hadirnya bug ini dan mengonfirmasi bahwa perbaikan diharapkan akan terjadi di Patch berikutnya. Pemain tidak perlu khawatir tentang headshot yang tidak dihitung untuk sementara waktu tetapi mereka mungkin melihat percikan api alih-alih darah sampai perbaikan diterapkan.

Sumber: Polygon

Meskipun malah menghadirkan bug baru, Patch 4.11 juga menawarkan update yang bermanfaat bagi para pemain.

Di Patch ini, beberapa bug yang terjadi pada Agent berhasil diperbaiki dan juga terdapat fitur mute baru bernama clutch mute yang memungkinkan para pemain untuk membisukan komunikasi seluruh tim dan party pada momen clutch hanya dengan satu tombol saja. Bagaimana pendapatmu Sobat Esports?