Esports

Roster RRQ VALORANT Tuai Banyak Kritik Tajam dari Netizen!

Dandesignlab
11/10/2022 17:00 WIB
Roster RRQ VALORANT Tuai Banyak Kritik Tajam dari Netizen!
Twitter

RRQ VALORANT telah mengumumkan 6 pemain mereka yang akan bersaing di VPL (VALORANT Pacific League) 2023 pada 2023 dengan menampilkan tehbotol, kellyS, emman, ejay, 2GE, Nexi, dan coach Ewok dari ONIC G yang telah diakuisisi pertama kalinya di offseason ini.

Namun, pengumuman roster tersebut tak membuat para komunitas VALORANT di Indonesia senang lantaran masih didominasi oleh pemain Filipina dan hanya mendatangkan satu player tanah air saja yaitu tehbotol. Mengapa?

Sudut Pandang & Harapan Besar RRQ Gaet Pemain Terbaik Indonesia

Alasan pertama RRQ menuai banyak kritikan tajam dari komunitas VALORANT ialah harapan besar dan sudut pandang yang dimiliki oleh penggemar terhadap RRQ mendatangkan pemain terbaik Indonesia untuk menjadi superteam sekaligus perwakilan Indonesia di liga franchised. 

Penggemar banyak yang mengharapkan RRQ mengakuisisi nama besar yang telah terlihat jelas selak-beluk nya di scene VALORANT seperti eks-roster ONIC G atau player BOOM Esports yang telah bermain di Champions 2022. 

Sempat di berikan teaser di sosial media Pak AP dan organisasi tentang para player tersebut yang sedang trial, namun komunitas tidak puas lantaran hanya satu pemain saja yang di resmikan.

Lantas, hal tersebut menjadi kekecewaan terbesar penggemar untuk melihat RRQ melewatkan kesempatan emas tersebut jelang VPL 2023.

Selain itu, komunitas menganggap bahwa roster Filipina RRQ belum berkapasitas lebih berdasarkan track recordnya yang telah tim lewati.

Banyak netizen VALORANT di sosial media yang mencuitkan kekecewaannya dengan mengatakan bahwa player tersebut berada di "Tier-2" yang dianggap tak mampu bersaing dengan pemain terbaik Indonesia yang sudah jelas kualitasnya di APAC. 

Caster VALORANT populer Indonesia, Son, juga membuka suara terhadap fenomena yang sedang terjadi di komunitas VALORANT.

Dirinya pun turut heran dan cukup kecewa terhadap keputusan RRQ yang mempertahankan pemain Mediocre Filipina-nya, alih-alih membawa keenam pemain Indonesia berkualitas internasional yang sedang terbuka di bursa.

"Menurut gua ini bukan susunan pemain yang bisa bersaing di Franchise league. Kenapa? Karena ini pemain-pemain yang belum terbukti sama sekali kapasitasnya," ungkap Son di kanal YouTube pribadinya.

Bagaimana menurutmu?