Esports.ID

Terganjal Visa, Gambit Esports Batal Ikut WESG APAC

Rendy Lim
08/01/2018 12:03 WIB
Terganjal Visa, Gambit Esports Batal Ikut WESG APAC
World Electronic Sports Games / APAC Regional Finals

Babak kualifikasi World Electronic Sports Games (WESG) untuk regional Asia Pacific rencananya berlangsung pada tanggal 11 - 14 Januari 2018, di Jiaozhou, Cina. Sebanyak 18 tim memperebutkan 6 slot untuk dapat bertanding di main event yang akan diadakan pada tanggal 12 - 18 Maret 2018, dengan prizepool fantastis yakni $1.500.000 USD.

Namun, sepertinya selalu ada masalah yang terjadi pada turnamen yang mempertemukan tim-tim dari seluruh dunia, yakni terkait masalah visa yang paling sering terjadi. Kali ini, Gambit Esports harus rela batal mengikuti WESG APAC Regional Finals, yang sebelumnya akan berangkat pada 9 Januari esok, karena masalah visa yang tidak mendapatkan persetujuan dari pemerintahan Cina.

Sejak tahun 2016, Cina seakan mempersulit persetujuan visa untuk negara-negara yang berada pada Central Asia: seperti Kazakhstan, Kyrgyzstan, Uzbekistan, dan Tajikistan. Pemerintah Cina melakukan pembatasan untuk pengajuan visa kepada penduduk dari Kazakhstan, baik untuk visa kerja maupun turis.

Permasalahan visa ini muncul akibat pemain dari Gambit Esports saat ini telah tinggal tetap di Kiev selama lebih dari setahun. Sebagai konsekuensinya, semua player dari Gambit telah mendapatkan izin tinggal di Ukraina. Agar dapat mengajukan visa ke Cina, bagi para pemain Gambit di Keiv, pihak penyelenggara harus menyediakan special invitation yang memiliki barcode, namun sayangnya pihak WESG tidak dapat menyediakan persyaratan tersebut kepada Gambit.

Namun dalam kondisi yang sebenarnya kurang mengenakkan bagi mereka, Gambit Esports malah bersikap positif dan menerima kegagalan mereka berangkat ke WESG, dengan memanfaatkan waktu yang ada untuk lebih fokus menghadapi ELEAGUE Major Boston.

Kejadian yang mirip dengan nasib Flash Gaming, ketika tim asal Cina ini dijadwalkan juga untuk ikut bertanding dalam WESG, namun kini mereka lebih memilih ikut ELEAGUE Major Boston untuk mengisi slot milik TyLoo.