Esports.ID

Untuk Pertama Kalinya SKT Tidak Akan Bermain di MSI, Bagaimana Bisa?

Rendy Lim
05/04/2018 11:17 WIB
Untuk Pertama Kalinya SKT Tidak Akan Bermain di MSI, Bagaimana Bisa?
League of Legends

Meskipun menunjukkan performa yang cukup buruk di awal Spring Split, namun seiring berjalannya waktu, SK Telecom T1 berhasil menunjukkan peningkatan yang baik dan bahkan membuat tim ini berhasil untuk mengalahkan rivalnya KSV (Samsung Galaxy Gaming) serta melanjutkan Spring Split ke babak playoffs.

SK Telecom T1 mengawali perjalanannya di playoffs dengan gemilang. Kembali mengalahkan KSV pada ronde pertama playoffs, SKT melanjutkan pertandingan melawan KT Rolster dengan harapan dapat melaju hingga babak final dan menang. Namun, impian untuk kembali menjadi perwakilan LCK untuk MSI 2018 harus kandas setelah pertandingan semalam. Kekalahan 1-3 melawan KT Rolster harus menghentikan perjalanan SKT di Spring Split 2018.

Kunci kemenangan yang berhasil dipecahkan oleh KT Rolster adalah pertukaran mid lanernya menjadi Son ‘Ucal’ Woo-hyeon. Meskipun Faker masih tetap menjadi lawan yang berat, namun Ucal berhasil menahan keganasan Faker sepanjang permaianan dan membawa kemenangan bagi KT Rolster.

Selanjutnya, KT Rolster akan bertanding melawan Afreeca Freecs pada ronde ketiga untuk menentukan pemenang yang akan melawan KING-ZONE DragonX di pertandingan final. Pemenang dalam Spring Split 2018 ini nantinya akan mewakili region LCK untuk bertanding di Mid Season-Invitational 2018.

Sejak Mid Season-Invitational tahun 2015, SKT telah menjadi perwakilan LCK setiap tahunnya untuk turnamen tersebut. Prestasi yang berhasil mereka dapatkan juga tidak tanggung-tanggung, SKT berhasil menang 2 dari 3 MSI yang mereka ikuti. Satu-satunya kekalahan yang mereka peroleh adalah pada MSI pertama mereka di 2015 dengan kekealahan melawan EDG di final 3-2.

Sayangnya, tahun ini, kemenangan beruntun tersebut harus berhenti dan KT Rolster berhasil menang pada Telecom War kali ini. Layaknya roller coaster, prestasi KT Rolster naik dan turun seiring berjalannnya waktu, apakah sekarang saatnya KT berada di puncak?

Bagaimana pendapat kamu sobat eSports? Apakah KT Rolster punya kesempatan untuk mengalahkan kedua tim dalam pertandingan selanjutnya dan menjadi perwakilan LCK di MSI 2018?