Esports.ID

[GUIDE] Asah Hero Tanker, Perenggut Momen dan MVP di Mobile Legends!

Billy
07/03/2018 15:29 WIB
[GUIDE] Asah Hero Tanker, Perenggut Momen dan MVP di Mobile Legends!
Mobile Legends Bang Bang: Role Guide

Buat pemain awam, takaran skill dan jagonya pemain itu pasti dari reward MVP di akhir pertandingan. Meski kalah, kalau dikasih MVP pasti ada bahan ngeles, klaim paling jago sendirian. Tapi biasanya, pemain-pemain yang dapat MVP itu penilaiannya kurang lebih dari besaran kill ratio sehingga kecenderungan seperti ini bakal lebih memungkinkan bagi pengguna Assassin, Marksman, atau Fighter.

Tapi jangan putus asa, buat yang hobi (*terpaksa!) jadi tank, bisa juga kok jadi MVP. Meski tugasmu menantang maut, tapi pastinya bakal lebih bangga kalau bisa MVP pakai hero tank. Bagaimana caranya? Ini rangkuman tips dari Esports.ID buat para pejuang di garis depan.

1. Aktif berotasi, dan gank!

Sebagai tanker, kamu harus memaklumi ketiadaan damage untuk melakukan farm. Mungkin kamu masih bisa farm lebih cepat menggunakan spell tapi konsekuensinya boros mana dan kehabisan saat dibutuhkan nanti. Lalu, cara untuk memperoleh XP dan Gold? ROTASI.

Rotasi, gank, atau apapun istilahnya menurutmu, adalah strategi paling jitu untuk meningkatkan efektifitas sebagai tanker. Bila kamu rajin menonton pertandingan pemain pro, harusnya menyadari pergerakan tanker berperan penting untuk kuasai keunggulan dari awal hingga akhir game. Tidak hanya bergerak sporadis membantu lane lawan yang kesulitan, para tanker bahkan berotasi menginvasi hutan musuh untuk mengurangi wilayah farm lawan.

Itu juga alasan kenapa strategi dua tanker jadi lebih populer dewasa ini karena keberadaan tanker lebih memungkinkan untuk unggul di war-war kecil selagi mencuri buff atau monster hutan lawan. Bila tidak menjajah hutan, tanker biasanya 'mengasuh' midlane terlebih dahulu untuk memberi tekanan pada marksman atau mage lawan sehingga memaksa mereka mundur menjaga jarak saat farm.

Bila aktif bergerak, maka kamu akan lebih kaya dan kuat dibanding berdiam diri di lane. Upaya rotasi yang berhasil akan membuat peranmu sebagai tanker juga lebih keren serta 'berfaedah' bagi rekan setim. Jangan berkecil hati bila upaya gank kamu gagal, coba terus sampai menemukan ritme yang tepat untuk bergerak mencari mangsa. Tingkat assist yang tinggi dari effort gank-mu akan berkontribusi ke penilaian MVP nantinya, jadi kamu hanya perlu cari gank sebanyak-banyaknya.

2. Kenali karakteristik hero tanker agar maksimal!

Tiap hero tanker memiliki gaya bermain yang berbeda. Sebagai contoh, Hilda adalah tipikal yang agresif karena bisa heal tiap waktu, tak bergantung pada penggunaan mana, serta efek movement speed tinggi dari skill yang bisa di-spam secara cepat.

Berbeda dengan Johnson, yang lebih efektif memberi kejutan ketika musuh sedang bersiap untuk menyerbu turret, kemudian Johnson dan rekan menabrak jantung pertahanan musuh. Franco adalah tipe tanker yang bagus dalam posisi tarik ulur, di mana keragu-raguan musuh berimplikasi baik dengan skill Franco yang mampu tarik musuh selagi mereka bimbang untuk maju atau mundur.

Ketika hook kamu mengenai sasaran, musuh akan dipaksa untuk memilih keputusan sulit, antara menolong temannya walau tahu itu adalah jebakan, atau meninggalkan rekannya dan mengulang posisi bimbang yang sama.

Bila di tim kamu ada dua tipe tanker, lebih baik untuk memilih dua hero yang mengusung karakter berbeda. Misalnya menggabungkan Tigreal dengan Grock, sehingga kemampuan untuk membatasi pergerakan musuh akan bersinergi dengan keuntungan ulti Tigreal yang akan lebih efektif bila musuh berhimpit dalam area yang sempit, sehingga efek 'sedotannya' akan menghisap lebih banyak musuh bersamaan.

Semua kombinasi bisa dicoba namun yang terpenting adalah kamu mengenali gaya dan kemampuan yang ditawarkan dari tiap hero tanker. Mengenali gameplay hero akan menghindari kamu dari cara bermain yang salah arah dan berujung miskomunikasi dalam permainan. Sehingga penilaian hero kamu pun tetap terjaga.

3. Bermain berani itu harus cerdas

Jadi tanker memang di satu sisi mengharuskan kamu berada paling depan untuk menahan gempuran lawan. Namun bukan berarti membabi buta menahan sabetan dan proyektil marksman musuh tiap waktu. Role tanker mewajibkan kamu untuk memiliki pembawaan tenang agar bisa berpikir jernih dan melihat momen-momen besar untuk meluncurkan inisiasi.

Gegabah akan berakibat fatal, manakala efek skill kamu yang miss atau mungkin malah mati karena berada di posisi yang salah. Kematian akan mengurangi penilaian poin secara signifikan. Loh, jadi tanker kok takut mati? Jadi tanker bukan berarti harus mati, karena setiap menahan gempuran musuh maka di saat yang sama kamu harus cari momen untuk melawan balik dan menginisiasi lawan. Saat seranganmu masuk, selanjutnya adalah giliran rekan kamu sebagai marksman, fighter/assassin, untuk meneruskan.

Sembari menunggu cooldown dari skill, kamu bisa mundur atau bergerak ke hutan / semak-semak untuk mengacaukan sistem targeting lawan. Bila kamu merasa pukulan lawan terlalu lembut, pasrahkan saja tubuhmu untuk diserang sambil keluarkan gaya paling 'tengil' yang bisa kamu pikirkan agar musuh merasa dipermalukan karena pukulannya tidak terasa.

Kalau mereka tidak bisa membunuhmu, kenapa juga harus mati, ya kan? Tanker keras, rajin assist tanpa mati, maka gelar MVP di ujung game sudah selangkah lagi jadi milikmu!

4. Asah insting kenali momen yang tepat

Kebanyakan hero tanker diberkati dengan skill crowd control aoe. Lebih keren memang bila kamu bisa daratkan skill area mengenai dua musuh, bahkan lima target. Namun mengidentifikasi momen tersebut cukup sulit dan harus berlatih cukup sering untuk mengasah insting tersebut. Kenali juga target dan perlu tidaknya keluarkan jurus pamungkas.

Satu hero core seperti marksman atau fighter setimpal bila kamu merasa perlu lockdown untuk menghabisinya. Namun, bila kamu berpikiran gunakan ulti untuk mengambil kill, maka sangat disayangkan, karena jauh lebih berguna bila menyimpannya untuk momen pertarungan yang lebih besar.

Bila mendapatkan kill, tentu saja hal yang bagus, hanya pastikan saja tiap kill itu bermanfaat dan bukan sekedar pamer-pameran saja. Tugas utama tanker bukanlah kill, maka jika masih berorientasi kill, bisa jadi pendekatan kamu sudah salah. Emblem dan itemisasi kamu bisa salah karena ada kegamangan. Kamu pun perlu item dengan tambahan damage agar memukul lebih sakit, padahal sebagai tanker kamu lebih diwajibkan memperkuat diri, setidaknya memberi team buff.

Kamu juga harus mampu kenali waktu untuk membantu teman atau meninggalkannya karena khawatir korban lebih banyak berjatuhan. Terkadang rekan setim ada yang menyalahkan padahal akibat kesalahannya sendiri hingga terjebak situasi. Saat mereka mati, maka dengan mudahnya menyalahkan teman, termasuk tanker. 

Tidak perlu melawan cemoohan orang, konsentrasilah untuk keluarkan permainan terbaik dengan menolong rekan yang perlu dibantu. Bila marksman diincar lawan, temani terus untuk memberikan perlindungan. Jika fighter mampu beri kerusakan fatal, bantu dia dan jadilah pancingan agar musuh menyerangmu, sementara temanmu lepaskan amukan ke barisan lawan.

Bila kebetulan di satu permainan kamu mendapatkan kill tertinggi dan networth terbanyak padahal berperan sebagai tanker, itu berkat latihan yang terbayarkan dan tingkatan dedikasimu sebagai tanker yang semakin terasah.

Ingat, jadi tanker takkan berarti tanpa sokongan dari para damage dealer, sehingga meski berhasil daratkan Implosion atau tabrak 5 musuh sekaligus, akan percuma bila teman satu tim tidak siap di belakang dan melancarkan serangan lanjutan. Tanker tidak bisa memenangkan permainan, namun mereka mengajak rekan setim untuk menang bersama-sama, sebagai tim dan kesatuan. Tapi tidak ada salahnya untuk menjadi MVP sebagai tanker!