Esports.ID

Seru! 5 Kejadian Menarik Seputar ML di Bulan April

MalZaHar
03/05/2018 10:55 WIB
Seru! 5 Kejadian Menarik Seputar ML di Bulan April
Rekap berita & isu hangat seputar Mobile Legends (berbagai sumber)

Komunitasnya yang begitu membludak secara otomatis membuka peluang hadirnya banyak kisah menarik seputar Mobile Legends: Bang Bang.

Tidak perlu jauh-jauh sampai ke waktu game ini pertama kali rilis di Indonesia, tapi dalam kurun waktu sebulan terakhir saja kita sudah disuguhi 5 kejadian menarik dari game besutan Moonton ini.

Mulai dari kisah cinta bertepuk 'hode' di ML, aksi cakar-cakaran antar pemain pro ML, kemudian ancaman penutupan game akibat kasus plagiarisme, lalu koar pegawai Moonton yang curhat masalah internal perusahaan, sampai ke momen penganugerahan sosok Jess No Limit sebagai 'Digital Persona' di acara NET ICA 5.0!

1. TERLANJUR SAYANG, GAMER ML SAKIT HATI KEPINCUT 'HODE'

Masih hangat dibicarakan di kalangan fans ML, serta para netizen, bagaimana seorang gamer bernama Alan yang berkenalan dengan Adelia saat bermain Mobile Legends: Bang Bang. Harapan ingin menjalin kisah asmara dengan gamer ML berparas cantik dan kebetulan jago mainnya ini pun bersambut setelah keduanya bertukar informasi mulai dari umur, hingga ke alamat rumah.


Awal perkenalan antara Alan dan Adelia di Mobile Legends

Tapi, gelagat keanehan mulai mencuat ketika Adelia terus-terusan menolak tawaran video call dari Alan, sampai ajakan ketemuan juga ditepis dengan berbagai alasan. Sudah kadung cinta, sepertinya Alan ngebet ingin sua langsung dengan cewek idamannya tersebut, hingga rela memesankan ojol tapi ditolak dengan alibi dilarang oleh orang tuanya untuk keluar rumah.


Terungkap alasan utama dan wujud asli Adelia 'hode'!

Singkat cerita, entah Adelia yang merasa kasihan atau Alan terus gigih berjuang, pada akhirnya sang 'hode' membeberkan identitas dirinya yang sebenarnya cowok. Kesal campur patah hati tentunya, Alan keluarkan sumpah serapah kepada Adelia palsu tersebut. Kamu bisa melihat isi percakapan yang terekam antara kedua sosok 'sejoli virtual' ini dalam postingan akun Facebook bernama Calvinismus.

2. TANPA SKILL, ADU CAKAR PEMAIN PRO ML

Sepertinya hanya beradu skill dalam smartphone belum cukup, kedua pemain pro ML ini menguji jurus secara nyata dan tukar pukulan serta cakar di depan orang banyak. DayLen Saints Indo datang ke acara Meet & Greet tim EVOS Esports untuk tuntaskan masalah video unggahan dari Warpath yang menyinggung dirinya, namun kemudian malah berujung ke aksi cakar-cakaran ala Natalia atau Roger dalam Mobile Legends.


Perseteruan dua gamer pro ML yang sebelumnya satu tim

Padahal keduanya pernah membela satu tim bersama di Saints Indo, tapi kemudian Warpath didepak oleh DayLen, sebagai kapten tim, dengan tudingan kurang kontribusi sehingga berujung ke hubungan yang terus merenggang sejak itu. Warpath yang kini bergabung dengan EVOS Esports sebagai content creator, telah mengunggah video klarifikasi atas kejadian di atas, yang menandakan bahwa masalah tersebut sudah diselesaikan secara baik-baik.

3. MANTAN PEGAWAI MOONTON BERKOAR DI MEDIA SOSIAL

Di awal bulan April, sempat viral postingan dari akun FB milik seseorang yang belakangan diketahui adalah mantan pegawai Moonton di Indonesia. Dalam postingannya, dia paparkan beberapa isu negatif terkait perusahaan pengembang Mobile Legends: Bang Bang ini.

Mulai dari kelalaian membayarkan gaji pegawai, upaya berkelit dari kewajibannya, hingga adanya indikasi pelanggaran hukum yang mereka lakukan. Meski kesemua hal tersebut secara nyata sudah menunjukkan itikad tidak baik, tapi ternyata sang 'whistle blower' ini lebih memilih untuk bersikap arif dan tidak melanjutkan kasusnya (bahkan telah menghapusnya via akun media sosial miliknya).

Pada akhirnya, dia hanya melihatnya sebagai bumbu pahit yang harus ia terima selama masa baktinya di Moonton. Sementara, sejauh ini belum ada konfirmasi resmi ataupun sanggahan langsung dari pihak Moonton terkait poin-poin di atas. Artikel lengkap yang memuat pembahasan lengkapnya bisa dilihat di sini.

4. ML TERANCAM DITUTUP, RIOT GAMES MEJAHIJAUKAN MOONTON

Seakan menjadi akumulasi dari deretan keluhan dan protes senada, pihak Riot Games ambil tindakan tegas terkait dugaan plagiarisme atau pelanggaran hak cipta yang dilakukan oleh Moonton, dengan keputusan memejahijaukan perusahaan pengembang Mobile Legends: Bang Bang tersebut.

Ini juga merupakan upaya lanjutan dari Riot Games, setelah di medio tahun lalu mereka sudah sempat ajukan kasus serupa yang sebabkan Mobile Legends: 5v5 MOBA dihapus dari konten game di Google PlayStore. Namun, Moonton kembali merilisnya dengan beda titel meski tanpa perubahan konten secara signifikan di dalamnya.

Proses pengadilan sendiri masih berlangsung hingga sekarang dan belum diketahui hasilnya, tapi pastinya bisa berujung ke penutupan game Mobile Legends.

5. GAMER ML DIANUGERAHI 'Digital Persona of the Year' DI ICA 5.0

Di luar berbagai kasus dan kehebohan yang terjadi seputar Mobile Legends selama sebulan terakhir ini, bahkan meski kemungkinan terburuk dari hasil pengadilan bisa mengakhiri sepak terjangnya selama ini, ada satu peristiwa menarik di bulan April yang bisa cuatkan perasaan bangga bagi gamer ML.

Tobias 'JessNoLimit' Justin, seorang pro gamer yang juga langganan Top Global Mobile Legends, buktikan bahwa komunitas eSports di Indonesia sungguh sangat besar dan layak mendapat perhatian lebih dari masyarakat luas. Dan mereka tidak melulu main game serta tampil berkompetisi saja, tapi juga memberi dampak positif khususnya sebagai panutan remaja milenial yang lebih fokus konten digital dewasa ini.

Eksistensi Jess No Limit, yang mendapat penghargaan 'Digital Persona of the Year' saat gelaran Indonesian Choice Awards 2018 di Net TV, bersama dengan sosok eSports Idol lain yakni RRQ.Lemon telah membuka mata publik akan adanya potensi besar dari hiburan digital ini ke depannya.