Eksibisi PON Esports

5 Rekor yang Tercipta di Hari-1 Main Event The International 10

Billy Rifki
13/10/2021 13:16 WIB
5 Rekor yang Tercipta di Hari-1 Main Event The International 10
twitter

Main event The International 10 diwarnai aksi-aksi menarik, kejutan dan tentu rasa kecewa melihat empat tim peserta dipastikan tersingkir dari babak utama. Dari enam laga yang berlangsung kemarin, ada pertarungan sengit dan juga dominasi total ditunjukan ke-16 peserta main event.

Dibalik keseruan tersebut, ternyata tercipta juga rekor-rekor mengagumkan yang terjadi di hari pertama main event TI10. Mulai dari pemegang total mati terlama, pemegang kill terbanyak di ajang The International sampai satu-satunya pemain yang bisa hadir di 10 gelaran The International. Siapa saja mereka?

Yamisok Nobar

- PEMAIN DENGAN TOTAL DEATH TERLAMA

Dalam DOTA 2, namanya mati sudah jadi hal biasa. Tapi terkadang kita tidak ingat berapa lama kita mati atau berapa total waktu kematian kita menunggu waktu-waktu respawn. Uniknya, di The International 10, ada statistik yang mencatat total waktu kematian para pemain dengan durasi tertinggi dipegang oleh Notail dari OG.

Peran Notail sebagai support memang sangat beresiko terbunuh, selain karena hero yang digunakan biasanya lemah, support juga harus berkorban untuk berbagai keperluan tim meski dengan nyawa mereka. Selain Notail, Puppey, Kuroky, S4 dan Zai juga masuk dalam lima besar pemain dengan total death terlama. Menariknya, kelima pemain ini pernah bermain di tim Secret.

- PEMAIN DENGAN DAMAGE TOWER TERTINGGI

Objektif adalah salah satu aspek terpenting untuk memenangkan pertandingan DOTA 2. Mulai dari merobohkan tower terluar sampai ancient di dalam markas musuh. Raven dari Fnatic menunjukan permainan efektifnya dalam menghancurkan tower. Menggunakan Luna melawan Undying, Raven mencetak rekor damage tower tertinggi sepanjang sejarah TI sebesar 22,204 poin.

Raven membuktikan kalau pemain carry dari SEA tidak mukil, tapi mereka bisa juga main objektif demi kemenangan tim.

- PEMAIN DENGAN KDA TERTINGGI TANPA MATI 

Laga pembuka main event The International 10 antara tim Spirit dan Invictus Gaming juga menciptakan rekor fantastis. Di game ketiga, Spectre dari Flyfly mencetak 22 kill plus 27 assist tanpa mati sekalipun. Ini adalah rekor KDA tanpa mati tertinggi sepanjang sejarah TI.

Kejeniusannya membuat Aghanim Scepter sebagai item core pertama berdampak sangat besar dalam kebuasan rotasi tim IG. Game yang berlangsung 40 menit tersebut berakhir dengan 55 kill untuk tim Invictus Gaming.

- SATU-SATUNYA PEMAIN YANG HADIR DI-10 EDISI THE INTERNATIONAL

Rekor Puppey tidak cuma berhenti dengan pemain dengan total death time ketiga terbanyak saja, namun ia juga jadi satu-satunya pemain yang hadir di event The International. Kuroky selaku rival dan teman lamanya gagal hadir di TI10 karena tak lolos dari qualifier Eropa dan tak memiliki cukup DPC poin untuk lolos via undangan.

Selain itu, kapten tim Secret ini juga mendapat rekor sebagai pemain dengan jumlah pertandingan, jumlah kemenangan dan assist terbanyak sepanjang sejarah The International. Contoh pemain sukses dan konsisten banget nih.

- PEMAIN KELIMA YANG MENCETAK RAMPAGE DI MAIN EVENT THE INTERNATIONAL

Pada game Team Spirit melawan IG, Flyfly bukan satu-satunya pemain yang mencetak rekor. Carry dari tim Spirit, Yatoro juga menasbihkan dirinya sebagai pemain kelima yang berhasil mendapatkan savage di main event The International.

Rekor ini terjadi di game pertama, saat tim Spirit berhasil membalikan keadaan usai ditekan Aster sepanjang pertandingan. Tim Spirit pun berhasil menang pada game tersebut meski mereka tumbang di dua laga selanjutnya.

Itu dia beberapa rekor The International 10 pada hari pertama main event. Bakal ada rekor apalagi yah di hari kedua dan selanjutnya?