Yamaha Oktober

Battle Pass TI 2022 Catatkan Rekor Pendapatan Terburuk

Billy Rifki
08/09/2022 15:00 WIB
Battle Pass TI 2022 Catatkan Rekor Pendapatan Terburuk
dota2 prize tracker

Euforia The International biasanya dimeriahkan dengan reward-reward menggiurkan dari Battle Pass. Item-item dan quest ekslusif BP selalu berhasil mengembalikan gairah player DOTA 2 untuk setidaknya membeli Battle Pass dan menyumbang sejumlah prize pool pemecah rekor The International.

Sayangnya, di TI 2022 banyak fans yang merasa tak puas dengan minimnya kehadiran item-item hadiah maupun kualitas reward yang didapatkan. Alhasil, ini berpengaruh pada pembelian Battle Pass dan peningkatan prize pool TI 2022.

PT Media Esports Indonesia

Tercatat pada hari keempat pasca BP 2022 rilis 1 September lalu, BP 2022 meraup pendapatan terburuk sepanjang sejarah The International.

Bila sedikit orang yang membeli Battle Pass atau engga meng-upgrade level BP mereka, maka prize pool The International bisa jadi gagal melampaui rekor sebelumnya yakni $13 jutaan USD. Padahal selama ini TI selalu berhasil memecahkan rekor prize pool turnamen esports terbesar di dunia.

Kritik terbesar yang membuat pendapatan BP 2022 mandek adalah reward yang kurang banyak dibanding sebelumnya. Apalagi kalau sudah mencapai level BP 500. Seperti kritik yang diungkap oleh Xepher, player support tim T1 asal Indonesia yang menuliskan keluh kesahnya dalam sebuah story Instagram.

Berdasarkan data dari prize pool tracker, jumlah hadiah TI 2022 saat ini baru mencapai $9 jutaan USD, selisih 2 juta dari capaian di TI 2021 dan 2019. Sementara dana pembelian Battle Pass 2022 di hari keempat menyentuh angka $415,493 USD, terendah sepanjang sejarah The International.

Namun, biasanya Valve dan Lord Gaben membuat keputusan akhir-akhir untuk mendorong minat belanja komunitas dengan bonus atau diskon dadakan. Bisa saja cara ini jadi solusi untuk menggenjot pendapatan The International 2022.

Mampukah TI 2022 melewati rekor prize pool sebelumnya?