Yamaha Oktober

Alami Cedera Berat, Top Laner TSM Huni Putuskan Pensiun!

faizalkamill
10/08/2022 15:00 WIB
Alami Cedera Berat, Top Laner TSM Huni Putuskan Pensiun!
TSM

Top laner veteran Heo “Huni” Seung-hoon baru-baru ini mengumumkan bahwa dirinya memutuskan untuk pensiun dari ranah profesional League of Legends.

Pemain yang telah berkarir selama tujuh setengah tahun tersebut memutuskan untuk pensiun setelah dilanda cedera berat pada pergelangan tangannya. Walau begitu, pria berusia 24 tahun ini mengatakan bahwa ia masih ingin bekerja di industri esports.

PT Media Esports Indonesia

Cedera yang diderita Huni mulai memburuk pada awal bulan lalu yang membuatnya tidak bisa lagi bermain secara aktif. Dikatakan bahwa cedera pergelangan tangan yang dialami Huni sudah terjadi sejak tahun 2016 namun nampaknya cederanya kini sudah semakin parah.

“Pergelangan tanganku selalu sakit, tetapi masalahnya adalah, dalam hal sakit tahun 2016 hanya terjadi dua kali dalam setahun. Tapi akhir-akhir ini, rasa sakitnya lebih sering muncul dan pergelangan tanganku sangat sakit. Jadi, keputusan untuk tidak bermain lagi dan mengapa aku memutuskan untuk mundur, tubuhku hanya memberitahu: 'Kamu harus benar-benar berhenti' dan itu benar-benar menyakitkan." ucap Huni dalam video dokumenter TSM.

Selama masa penyembuhannya, Huni berpindah posisi sebagai pelatih dan mentor untuk top laner muda di TSM. Ia mengatakan bahwa tidak masalah jika ia harus pensiun dan menjadi pelatih untuk saat ini.

TSM Huni/Upcomer

Huni menjadi salah satu pemain yang namanya akan selalu dikenang berkat kemampuannya bertanding di panggung tertinggi League of Legends.

Selain itu, Huni juga merupakan pribadi yang humoris dan dikenal sebagai rekan tim yang baik. Dia telah berkarir di berbagai tim besar di seluruh dunia seperti Fnatic, SK Telecom T1, Immortals, Dignitas, Evil Geniuses hingga akhirnya TSM.

Huni mengakhiri karir profesionalnya dengan tiga penampilan di Worlds, trofi MSI 2017 dengan T1, dan trofi regional di LCK dan LEC. Dia juga merupakan bagian dari roster Fnatic yang mencapai rekor 18-0 pada tahun 2015.

Untuk kedepannya Huni mengatakan bahwa ia masih tertarik untuk bekerja di industri esports. Meski begitu, ia tidak menjelaskan secara spesifik dalam posisi apa dia akan bekerja.

Kontrak Huni bersama TSM akan berakhir pada tahun 2022 ini. Kemanakah Huni akan melanjutkan langkahnya? Kita tunggu saja ya Sobat Esports.