Peran Besar Rekt "Jinakkan" Antimage di EVOS Legends

Billy Rifki
24/05/2021 12:03 WIB
Peran Besar Rekt "Jinakkan" Antimage di EVOS Legends
youtube

EVOS Legends berhasil menambah daftar prestasi mereka usai memenangkan MPL Season 7 beberapa waktu silam. Dibalik kilau sukses pasukan harimau putih memenangkan kejuaraan Mobile Legends paling bergengsi di Indonesia, ada kisah menarik terkait komposisi tim yang awalnya diragukan secara chemistry.

EVOS memboyong banyak pemain baru untuk memperkuat roster mereka di MPL Season 7. Mulai dari lini tank ada LJ dan Darkness, Exp lane ada Antimage, Luminaire didatangkan kembali untuk role mid/support, kemudian Clover di gold lane dan terakhir si bocah kecil Ferxiic menggantikan Wann. Performa mereka melempem di awal pekan MPL S7, kemudian berubah ketika Ferxiic masuk dan semakin kuat hingga menang di grand final. Namun, semua pemain tersebut tak akan bisa "nyetel" kalau bukan karena Rekt.

Yamisok Nobar


Rekt mengungkap perannya dalam tim saat berbincang dengan Jonathan Liandi di konten Empetalk. Sebagai sosok senior yang sudah main di 7 musim MPL Indonesia, mempersembahkan dua gelar diantaranya plus trofi piala dunia, Rekt punya pengaruh besar dalam EVOS. Ia mengubah peran dari sosok pendiam jadi pemberi pengaruh untuk kebaikan tim. Seorang Antimage saja yang terkenal keras kepala, arogan dan toxic, bisa dikendalikan dan akhirnya menyatu dengan tim.

Untuk mendekati Antimage, ia tak serta merta memanfaatkan perasaan Max yang sangat mengidolakan Rekt. Keduanya sering beradu skill lewat by one untuk sama-sama meningkatkan diri. Namun, di satu momen MPL Season 7, performa EVOS terbilang buruk dan Max sepertinya menyalahkan rekan timnya.

Rekt pun menimpali Max dengan tegas, "Pas EVOS kalah dia ngomong ke belakang sama gue. Dia ngeblame-blame yang lain. Gue dengernya kesel sendiri sebagai manusia. Gua langsung terang-terangan bilang ke dia, langsung gue buka depan semua. Lu main, gua ngga akan main. Jangan harap juara" ucapnya singkat.

Perkataan tersebut rasanya menyentuh sanubari Antimage hingga dia lebih menghargai rekan timnya dan tak lagi merasa benar sendiri. Hubungan Rekt dan Antimage pun diakui pemain bernama asli Gustian malah lebih dekat.

Rekt tak segan memuji kemampuan Antimage selama di EVOS kalau dia seperti "menggendong" tim sendirian. Kini, Antimage punya kepribadian yang berbeda. Max tak lagi ngeblame, tak lagi sombong dan buka-bukaan di stream.

Wah, Rekt sih berasa banget leadershipnya di MPL Season 7. Tim kamu punya sosok seperti Rekt ngga?