Esports

Perjalanan Panjang Zeys, Sang Pemecah Kutukan Runner Up EVOS Legends

Fikri Fuaddy
01/06/2021 15:02 WIB
Perjalanan Panjang Zeys, Sang Pemecah Kutukan Runner Up EVOS Legends
Source: Facebook Zeys

EVOS Legends telah menjadi salah satu tim MLBB terkuat milik Tanah Air yang sudah menjuarai berbagai turnamen besar, baik di Indonesia maupun tingkat dunia dengan dua kali MPL Indonesia dan satu kali gelar juara dunia M1 World Championship. Banyak yang tidak tahu, perjalanan EVOS Legends sebelum mencapai berbagai prestasi di ajang turnamen Mobile Legends cukup panjang.

Selama tiga musim berturut-turut menjadi difavoritkan menjadi calon juara oleh para pencinta Mobile Legends Tanah Air, khususnya para EVOS Fams, EVOS hanya mampu mempersembahkan dua gelar runner up pada MPL ID Season 1 dan Season 2. Sehingga, gelar runner up seperti sudah menjadi kutukan bagi tim ‘Macan Putih’.

Yamisok Nobar

Namun, kutukan yang diterima EVOS tak berlaku bagi para punggawanya di Season 4 yang dikenal dengan sebutan Wann, Oura, Rekt, Lumnaire, dan Donkey (WORLD). Seakan menjadikan sebagai semangat baru, mereka berhasil menumbangkan rival terberatnya (RRQ Hoshi) di partai Grand Final sekaligus memecahkan kutukan runner up yang melekat pada tubuh EVOS Legends saat itu.

Dibalik itu, kehadiran seorang pelatih asal Singapura, Zeys, juga patut diperhitungkan atas hasil yang didapatkan EVOS pada Season 4 dari penantian panjangnya menjadi sang jawara MPL Indonesia. Pasalnya, sejak kedatangan Zeys ke EVOS untuk mengambil alih posisi Coach EVOS Legends pasca ditinggal Gemik di Season 3 lalu, Zeys menjadi pelatih EVOS Legends tersukses hingga saat ini dengan satu gelar IENC, dua gelar MPL Indonesia, dan satu gelar World Championship.

Source: Oneesports.gg

Ternyata, banyak penggemar EVOS Legends yang tidak tahu bagaimana perjalanan pelatih berusia 27 tahun itu sebelum terjun ke dunia pelatih MLBB. Seperti saat dikutip dari Empetalk yang ditayangkan dalam YouTube Channel Jonathan Liandi pada, Selasa (1/6/2021), pelatih Bernama asli Bjorn Ong ternyata sudah menginjakkan kaki di dunia kompetitif esports sejak tahun 2009. Artinya, keberadaannya di dunia esports sudah berusia 12 tahun.

Selain diketahui pernah membela negara asalnya menjadi pemain divisi Arena of Valor (AoV) sekaligus pelatih MLBB untuk Sea Games ke-30 di Filipina pada tahun 2019 lalu, Zeys sebelumnya sudah memiliki banyak prestasi dan pengalaman sebagai player pada game seperti League of Legends (LoL), Heroes of The Storm (HoTS), dan HearthStone: Heroes of Warcraft.

Tak main-main, prestasi yang ditorehkanpun cukup memukau. Pelatih EVOS Legends itu sudah meraih berbagai gelar turnamen dalam lima game berbeda semasa menjadi player. Dimulai dari World Cyber Games (WCG) 2009, Game Fest 2013, Heroes of the Storm World Championship (HWC) Southeast Asia 2015, AoV Golry Cup 2018, dan lainnya.

Zeys bersama rekan setimnya Soul Torturers menghadapi HGC Fall Championship 2017

Kedepannya Bjorn Ong akan menghadapi Mobile Legends Southeast Asia Cup (MSC) 2021 sebagai pelatih EVOS Legends. Zeys juga disebut-sebut menjadi kandidat terkuat sebagai pelatih Timnas MLBB Indonesia untuk Sea Games ke-31 di Vietnam akhir tahun ini. Bagaimana pendapat Sobat Esports? Apakah Zeys mampu membawa EVOS Legends menjadi juara MSC 2021 ini? Ikuti informasi seputar MSC 2021 hanya di Esports ID!