Esports

Psychoo Akui Kurang "Panas" di Game Pertama El Clasico II

Billy Rifki
09/04/2022 21:20 WIB
Psychoo Akui Kurang "Panas" di Game Pertama El Clasico II
esports.id interview

RRQ Hoshi berhasil membalaskan dendam mereka kontra EVOS Legends. Kalah di El Clasico pertama, pasukan Raja menunjukan kekuatan mereka di leg II. Ada yang unik di game ini karena Psychoo jadi line up utama menggantikan Clay.

Tentu ini cukup mengejutkan karena Clay dianggap sudah mengunci tempatnya sebagai midlaner utama RRQ. Performa Psychoo di game pertama tak sesusai ekspektasi karena RRQ tumbang. Untungnya, di game dua dan tiga, mantan Kage tersebut memperlihatkan keganasan Kagura-nya.

Di sesi media interview, Psychoo mengakui sempat kurang panas. Apalagi ia baru dikasih tahu akan main sehari sebelum el clasico dan berlatih hingga jam 12 malam kemarin. "Biasa lah, belum panas, kemarin kan juga baru sekali, season ini juga sekali sih hahaha. Sudah lama juga ngga di panggung jadi belum panas," ucapnya.

Ia pun mengumbar alasan kalau pelatih RRQ Hoshi menyimpannya khusus di laga ini sebagai senjata rahasia. Meski kalah trbantai di game 1, Psychoo dan timnya berhasil me-reset mental dan lanjut dengan semangat baru untuk game 2 dan 3.

"Pelatih bilang saya senjata rahasia. Efektif alhamdulillah. Hampir saja (kalah) hahaha,". Untuk game kedua, Psychoo mengaku lebih santai dan mengevaluasi kenapa bisa kalah telak dari EVOS Legends.

Kagura yang ia gunakan juga berkontribusi besar dalam teamfight RRQ Hoshi dan Psychoo cukup senang EVOS melepas hero andalannya. "Percaya diri aja sih dan tadi juga kan belum panas. Di latihan juga baik-baik saja. Jadi kita have fun saja dan game kedua kita lebih serius. Evaluasi lagi kenapa ke bantai dan akhirnya menang game kedua," tutup mantan player ONIC tersebut.

Gokil permainan Psychoo di El Clasico, ternyata kehebatannya belum luntur walau lama ngga main.