Yamaha Oktober

Tanggapan Alter Ego Soal Wacana MPL S10 Tanpa Update Patch

Billy Rifki
16/08/2022 18:00 WIB
Tanggapan Alter Ego Soal Wacana MPL S10 Tanpa Update Patch
esports.id interview

Dalam workshop rulebook MPL Season 10 yang berlangsung Juli lalu, sempat ada pembahasan mengenai update patch yang tidak akan diimplementasikan di MPL Season 10.

Biasanya, di pertengahan liga MPL kerap ada patch baru yang hadir mengubah dinamika gameplay dan kekuatan tim secara drastis.

PT Media Esports Indonesia

Tim yang paling sering jadi korban negatif patch adalah Alter Ego. Bukan rahasia kalau AE biasanya mendominasi pekan awal, lalu merosot saat patch baru tiba. Mengenai wacana MPL S10 tanpa update patch, Nino dan Maungzy alias Ahmad berikan pandangannya.

Apakah mereka sumringah karena akhirnya tak ada patch yang mengganggu, atau mereka lebih senang kalau semua tim harus adapatasi ulang dengan meta baru?

"Kayanya ada rencana update patch di week-6 atau 7, tapi kalau misalkan ada patch atau ngga itu ngga terlalu ngaruh buat Alter Ego sih. Bagaimana playernya juga kan, ngga terlalu ngaruh sih, nggak nggak nggak (ngaruh)," ujar Nino diiringi senyum Maungzy.

Nino seakan coba menampik kenyataan yang sudah terjadi kalau AE memang suka drop pasca update patch. Maungzy sendiri yang pernah berujar kalau timnya seakan di-nerf Moonton pada MPL S7 lalu.

Di pekan kemarin itu (week 4) balik lagi, kita kaya dari MPL Season 4 ketika sudah ada patch yang ganggu buat kita. Kita sudah kaya di nerf Moonton gitu secara otomatis. Dan gue ngga tahu jawabnya kaya gimana cuma yang kita rasa begitu. Ketika ada patch dateng, Alter Ego kaya di nerf gitu. Entah dari segi move kita, dari gameplay kita kaya ada yang beda gitu." ucap Ahmad waktu itu.

GLOBAL BAN MASIH WACANA

Wacana MPL tanpa patch sendiri jadi perdebatan saat workshop rulebook MPL. Banyak manajer tim dan pelatih yang sebenarnya kurang setuju karena membuat pemain ketinggalan meta khususnya yang lagi tren di publik.

Seperti diketahui, player publik kadang jadi inspirasi bagi pro player untuk dijajal di ranah MPL.

"Nantinya yang ku lihat yang bakal terjadi itu tim-tim ngga akan ada playernya untuk nge-rank jatuhnya. Pasti semua tim pada akhirnya ya scrim doang. Aku bukan coach tapi penglihatanku tuh coach nyuruh playernya untuk nge-rank untuk nyari sesuatu dan itu (mungkin) ngga akan ada di season ini," ujar Bram, manajer RRQ Hoshi selaku salah satu yang punya keberatan soal MPL tanpa update patch.

Sementara dari pihak MPL beralasan kalau patch kali ini cukup signifikan dampaknya dan khwatir bakal mempengaruhi jalannya liga. Apalagi patch tak bakal berlangsung di akhir liga sekitar week-6 atau 7. 

"Nanti di tengah-tengah regular season kita, akan ada update yang cukup signifikan terhadap game Mobile Legends kita. Keputusan yang diambil oleh liga, kita merasa patch update ini terlalu signifikan kemudian bisa lumayan mengubah flow dari liga kita dan juga patch updatenya itu terjadi bukan persis di tengah-tengah (jadwal regular season). Jadi dari liga memutuskan bahwa seluruh MPL, bukan Indonesia aja jadi tidak mengikuti patch update yang akan ada," ujar Yosephine selaku Esports Relationship Manager MPL.

Namun, regulasi ini masih bakal dipertimbangkan lagi di MPL S10 tergantung feedback dari tiap tim apakah mendukung atau keberatan dengan kebijakan ini.