Esports

Rekrut Pemain Asing, Owner Geek Fam Ungkap Target MPL S10

Billy Rifki
15/08/2022 20:00 WIB
Rekrut Pemain Asing, Owner Geek Fam Ungkap Target MPL S10
esports.id interview

Kiprah Geek Fam di MPL Season 10 sangat dinantikan. Bermusim-musim jadi "badut" MPL, akhirnya ada indikasi serius dari Geek Fam untuk mengubah nasib. Mendatangkan dua pemain Filipina bereputasi, Baloyskie dan Hadesss, Geek Fam berharap perbaikan drastis di MPL S10.

Namun, apakah musim ini Geek Fam langsung mentargetkan juara, lolos playoffs atau masih sekedar coba-coba? CEO Geek Fam, Keat berbagi pandangannya dengan media di ruang interview MPL Season 10. Menurutnya, target Geek Fam tiap musim selalu sama. Bukan sekedar lolos playoffs atau coba-coba roster, ia menekankan pentingnya untuk terus berkembang di tiap pekan. 

"Aku rasa dalam setiap musim yang kita lalui, tak pernah ada niat coba-coba. Untukku, target tim ini bukanlah kita masuk playoffs atau jadi juara, yang penting target kita adalah terus berkembang. Selama mereka menunjukan kepadaku kalau hari ini cuma minggu pertama game pertama, tapi di minggu kedua dan seterusnya mereka menunjukan permainan lebih baik. Aku tak terlalu peduli mereka bisa lolos playoffs atau tidak, karena Tuhan akan mengaturnya asal kita melakukan yang terbaik. Mungkin kita ngga akan lolos playoffs atau kita akan gagal jadi juara besok, tapi suatu saat kita jadi juara," ujarnya bersemangat.

Lanjutnya, Keat juga punya peran penting menentukan perekrutan Baloyskie dan Hadesss. Namun, yang paling penting adalah keterbukaan tim untuk menerima idenya menjadikan Geek Fam tim multi-nation.

"Aku bisa bilang kalau ada diskusi panjang secara internal karena kami memahami tiap orang punya budaya, mentalitas dan bahasa. Kami juga harus memperhatikan masalah visa dan semacam selagi situasi pandemi, jadi diskusi ini tidak cuma aku memberikan saran soal pemain tapi memang aku punya peran cukup signifikan. Kami melakukannya bersama-sama dengan tim dan syukurnya pemain kami, staf pelatih menerima ide ini,"

Keat terinspirasi untuk menciptakan roster gabungan musim ini karena semboyan "bhinneka tunggal ika". Meskipun Geek Fam saat ini diisi pemain yang berbeda budaya bahkan beda warga negara namun mereka tetap satu dalam perbedaan.

Geek Fam bukan cuma punya divisi MLBB, ada beberapa divisi lain yang jadi ujung tombak Geek Fam. Namun, citra sebagai tim juru kunci MPL Indonesia jadi salah satu hal yang kadang merasuk dalam pikirannya. Seperti apa rasanya jadi CEO dari Geek Fam?

"Kadang istriku bertanya padaku, kenapa sih kamu capek-capek harus merasakan stress seperti ini? Melihat pertandingan, ketegangannya, dukungan yang kami terima dan fans, para pemain dan tim, kami telah mengalami banyak kekalahan dan kemenangan. Aku berpikir seperti apa rasanya jadi pemilik Geek Fam, aku rasa jawabannya seperti bagaimana rasanya jadi seorang fans Geek Fam. Kami cuma terlihat buruk karena MPL sekarang baru MPL S10, bagaimana kalau MPL berlanjut sampai musim ke-100? Kalau MPL berjalan sampai musim 50 atau 60, semua orang akan lupa dengan 10 musim pertama. Selama kami terus melakukan yang terbaik, itulah yang aku nantikan di masa depan," terangnya panjang lebar.

Keat cukup senang akhirnya bisa datang langsung ke MPL Arena dan menyaksikan langsung perjuangan divisi MLBB. Satu hal yang ia sukai kali dari roster musim ini adalah sikap mereka yang pantang menyerah seperti yang ditunjukan kala lawan RRQ Hoshi.

Semoga harapan Keat dan Geek Fam bisa terwujud dalam waktu dekat.