Profil Tim Valorant Kingslayers, Pasukan Penantang Para Raja!

faizalkamill
07/04/2021 12:20 WIB
Profil Tim Valorant Kingslayers, Pasukan Penantang Para Raja!
Kingslayers Valorant

Perkembangan esports Valorant di Indonesia tampaknya cepat berkembang pesat. Meski belum genap satu tahun dari perilisan, dunia kompetitif Valorant sedang berada di masa primanya. Beragam turnamen di seluruh dunia hadir demi membangun ekosistem esportsnya, tak terkecuali di Indonesia. Gelaran-gelaran resmi seperti First Strike dan rangkaian Valorant Champions Tour adalah bukti keseriusan Riot dalam membangun ekosistem Valorant di negeri ini.

Kini banyak tim dan pemain yang mulai tumbuh menjadi figur-figur baru. Salah satunya adalah tim Valorant Kingslayers. Tim yang sebelumnya menggeluti dunia esports Paladins ini berpindah haluan ke kompetitif Valorant setelah melihat besarnya peluang yang ada. Sesuai tagline mereka yaitu “we are here to slay the kings” kehadiran mereka adalah untuk ‘membantai’ para ‘raja’. Tim Kingslayers sendiri beranggotakan Arixa, Poopy, Blonde, Luii, dan PandaWGF sebagai kapten (IGL).

Yamisok Nobar

Roster Valorant Kingslayers/Kingslayers.gg

Nama Kingslayers menjadi ramai diperbincangkan berkat keberhasilan mereka mengimbangi permainan sang juara, BOOM Esports. Kedua tim tersebut bertemu di babak 8 besar Valorant Challengers Indonesia stage 2 week 1. Pada laga best of three tersebut, BOOM menang dengan skor 2-1. Meski begitu, tim Kingslayers berhasil tampil melebihi ekspektasi banyak orang. Mereka menahan imbang permainan dari semifinalis Valorant Masters tersebut. Kingslayers hampir saja memulangkan sang raja BOOM Esports dari turnamen tersebut jika saja mereka menang di babak overtime di laga pertama.



Tim Esports.ID berkesempatan untuk melakukan wawancara bersama PandaWGF selaku IGL dari tim Kingslayers untuk membicarakan tentang perkembangan serta rencana tim mereka kedepannya. Ketika ditanya tentang laga melawan BOOM kemarin, Panda mengatakan bahwa ia bangga kepada timnya atas performa mereka. Dia mengatakan bahwa terlepas dari kekalahan tersebut, mereka senang atas hasil yang didapatkan karena kini mereka bisa mengukur kekuatan skuad mereka juga tim-tim lainnya.

Terlihat bahwa performa dari Kingslayers sudah meningkat dibanding ketika Challengers stage 1. Mengenai hal ini, Panda mengatakan bahwa saat ini mereka berhasil menemukan strategi yang lebih baik. Peran analisis permainan berpengaruh besar bagi kesuksesan mereka. Saat ini Kingslayers menggunakan komposisi Agent 2 duelist, 1 controller, 1 initiator, dan 1 sentinel. Komposisi ini cukup berimbang dan memiliki kekuatan yang sama baik untuk sisi bertahan dan menyerang. Panda mengatakan bahwa mereka akan terus mengusung komposisi Agent ini untuk sementara waktu karena merupakan komposisi terbaik untuk gaya bermain mereka.

Perjalanan selanjutnya dari tim Valorant Kingslayers yaitu mengikuti kualifikasi terbuka dari Challengers 2 yang akan segera dimulai. Kingslayers merupakan tim yang bisa dikatakan cukup baru dibandingkan beberapa tim lainnya. Meski begitu, mereka yakin dengan performa yang ada saat ini mereka akan menjadi ancaman yang nyata bagi tim lainnya dan Valorant Masters Islandia merupakan tujuan besar mereka. Bagaimana pendapatmu Sobat Esports?