Eksibisi PON Esports

Wakil SEA Tumbang! Ini Perjalanan Paper Rex di VCT Masters Berlin 2021

faizalkamill
16/09/2021 16:08 WIB
Wakil SEA Tumbang! Ini Perjalanan Paper Rex di VCT Masters Berlin 2021
Paper Rex Valorant

Pada hari keenam group stage VCT Masters Berlin, tim Paper Rex Valorant resmi tereliminasi dari turnamen menelan kekalahan atas SuperMassive Blaze. Tim Paper Rex tumbang dengan skor tipis 2-1. Mereka harus tersingkir setelah menawarkan series sengit yang berhasil memacu jantung para penggemar yang menyaksikan.

Perjalanan Paper Rex Valorant di Berlin dimulai ketika mereka menjadi tim SEA pertama yang lolos ke Masters. Datang ke Berlin sebagai seed kedua dari Asia Tenggara, Paper Rex merupakan tim underdog di turnamen ini. Meski begitu, mereka memiliki reputasi baik setelah performa yang impresif di SEA Challengers Playoffs lalu.

Yamisok Nobar

Menjadi Wakil SEA Satu-satunya

Paper Rex merupakan seed kedua dari South East Asia memasuki Masters Berlin ini. Meski begitu, mereka harus menjadi perwakilan satu-satunya setelah BREN Esports selaku seed pertama gagal pergi akibat masalah visa yang terjadi. Menjadi wakil satu-satunya tentu saja memberikan beban tersendiri kepada para pemain. Mereka mewakili region dengan antusiasme terhadap Valorant yang cukup tinggi.

Paper Rex/VCT

Roster Multi Negara

Roster Valorant Paper Rex bisa dikatakan cukup unik karena mereka memiliki roster dengan kewarganegaraan yang berbeda-beda. Mereka memiliki 2 pemain asal Singapura, 2 pemain asal Indonesia, dan 1 pemain asal Malaysia. Meski memiliki roster dari beberapa negara yang berbeda, Paper Rex tetap berhasil tampil baik tanpa adanya masalah.

Entrance Terunik

Terdapat kejadian menarik ketika laga elimination match antara Paper Rex melawan SuperMassive Blaze dimulai. Roster Paper Rex menampilkan entrance unik yaitu dengan menggunakan jubah mandi hotel ketika memasuki stage VCT. Sang leader yaitu Benedict "Benkai" Tan bahkan melengkapi properti dengan menggunakan sikat gigi yang dilengkapi pasta asli. Belakangan diketahui bahwa setelah menyikat giginya di stage, dia terpaksa harus menelan sisanya sebab tidak bisa keluar dari stage.

Group of Death

Paper Rex terundi ke grup A grup yang bisa dikatakan sebagai grup of death. Terdapat 3 tim besar yang di grup ini yaitu Acend, SuperMassive Blaze, dan Vision Strikers. Paper Rex mengawali turnamen dengan bertanding melawan tim Vision Strikers. Meski harus kalah dengan skor 2-0, Paper Rex berhasil membawa series menjadi cukup imbang.

Harapan Paper Rex kembali tumbuh setelah di upper bracket final Vision Strikers berhasil mengalahkan tim Acend dengan selisih yang cukup jauh, berbeda dengan pertandingan awal ketika mereka menghadapi wakil asal Korea tersebut.

Di awal elimination match menghadapi SuperMassive Blaze, Paper Rex berhasil mencuri skor pertama setelah mereka menang di babak overtim. Unggul 1-0, tim Paper Rex cukup percaya diri untuk memenangkan series.

Malapetaka terjadi di map kedua, Breeze, map yang merupakan pilihan dari Paper Rex. F0rsaken dan kawan-kawan tidak berhasil tampil dengan baik dan pertandingan berakhir dengan skor 13-2 bagi kemenangan SuperMassive. Performa para pemain yang sangat on fire di map pertama tidak berhasil diperlihatkan di map kedua. Series dipaksa imbang dan harus masuk ke map ketiga.

Di map ketiga di Split sebenarnya pertandingan berjalan cukup imbang. Mengakhiri babak pertama dengan skor 6-6, Paper Rex sempat mendapatkan hasil positif ketika mereka berhasil mendapatkan beberapa ronde sebagai attacker.

Ketika kemenangan sudah hampir di depan mata, tim Paper Rex melakukan blunder di ronde 22. Mereka kalah oleh thrifty yang dilakukan oleh tim SuperMassive mengubah skor menjadi 12-10 sekaligus match point bagi SuperMassive. Sejak saat itu angin kemenangan berubah 360 derajat dan SuperMassive berhasil menutup pertandingan sebagai kemenangan mereka.

Hadiah 10.000 USD

Pada akhirnya tim Paper Rex hanya berhasil bercokol di posisi ke 13. Meski begitu mereka tetap mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 10 ribu USD atau sekitar 142 juta Rupiah serta 175 Circuit Point yang bisa digunakan untuk mengikuti Valorant Champions.

Paper Rex Valorant/VCT

Kini perjalanan Paper Rex selanjutnya adalah lolos ke Valorant Champions. Raihan poin di Masters kali ini menempatkan mereka di posisi ketiga di klasemen Circuit Point tim se-Asia Tenggara yang membuat mereka harus mengikuti APA Last Qualifier.

Di APAC Last Qualifier nantinya tim dengan Circuit Point tertinggi (selain yang sudah lolos) dari seluruh Asia mulai dari SEA, China, India, Korea, dan Jepang akan bertanding untuk memperebutkan 1 tiket terakhir ke Valorant Champions. Bagaimana pendapatmu Sobat Esports?