Yamaha November

FPX & FNATIC Tampil Prima, Dua Tim Gugur dari Playoff Champions 2022

Dandesignlab
12/09/2022 12:00 WIB
FPX & FNATIC Tampil Prima, Dua Tim Gugur dari Playoff Champions 2022
Twitter

VALORANT Champions Tour 2022 semakin menghadirkan persaingan sengit para tim yang berperang di braket playoff demi merebut gelar juara dunia sekaligus hadiah terbesar dari prize pool senilai 1 juta USD.

Setelah banyaknya tim yang berguguran di fase penyisihan grup, kini telah terdapat tim VALORANT lainnya yang tereliminasi di playoff Champions yaitu Leviatán dan Team Liquid yang ditumbangkan oleh kampiun EMEA, FPX & FNATIC.

Taiwan Ecellence - Article Banner

Ketika berhadapan dengan Leviatán, FPX berhasil melaju dengan mulus nan nyaman untuk mendominasi Shyy cs di Icebox dengan strat disiplin yang dibawa oleh ANGE1 beserta rekan-rekannya. 

Meski juara Copenhagen tersebut sebelumnya mengalami kekalahan atas DRX, FPX masih dapat melanjutkan debut Champions perdana mereka di lower bracket seperti halnya di Copenhagen tempo lalu.

Sementara itu, sang raja LATAM tampaknya masih sangat kesulitan untuk menghadapi tim unggulan Eropa Timur selain Team Liquid yang sebelumnya telah mereka singkirkan di fase penyisihan grup.

Menjadi tim yang pertama lolos ke playoff, Leviatán kini menjadi tim perdana yang pulang di playoff Champions Tour 2022.

Highlight: Team Liquid vs. FNATIC

FNATIC kembali melanjutkan perjalanan mereka di lower bracket bersama rivalnya, FPX, dimana hal tersebut kembali mengingatkan perjalanan Boaster cs ketika di Masters Copenhagen yang berjuang mati-matian.

FNATIC berhasil beranjak dari lower bracket pertama seusai tim menumbangkan Team Liquid dengan sangat apik di kedua map yang mereka lewati.

Di Bind, penggemar kembali melihat strat andalan FNATIC ketika mereka membantai ScreaM dkk cukup jauh di first half. Meskipun sempat terkejar beberapa poin, namun Liquid tidak cukup mampu untuk bangkit dan tumbang di skor 13:6.

Selain itu, Alfajer pada pertandingan semalam telah bermain dengan sangat percaya diri seolah-olah tidak ada beban yang ia rasakan. Oleh karena itulah, FNATIC telah bermain all-out demi tidak pulang dari playoff Champions.

Setelah mengalami perjuangan sideways sejak awal fase penyisihan grup, FPX & FNATIC masih memiliki kesempatan meraih tiga besar Champions di lower bracket layaknya Copenhagen yang telah mereka lewati.

Melihat kondisi keduanya yang kini kembali prima, tim unggulan Eropa Timur memiliki potensi yang sangat besar untuk mengalahkan seluruh pesaing lower bracketnya di masa yang akan datang.