Yamaha November

BOOM Esports VALORANT Akan Fokus ke Ascension, Tapi...

Dandesignlab
05/10/2022 13:00 WIB
BOOM Esports VALORANT Akan Fokus ke Ascension, Tapi...
BOOM Esports

Pada Clutch Podcast interview, blaZeK1ng dan berserX menjadi perwakilan BOOM Esports untuk menceritakan soal lika-liku dan perasaannya selama bermain di Champions.

Beberapa sesi juga sempat terungkap tentang tanggapan mereka mengenai liga franchise dan rencana organisasi jelang Challengers tahun berikutnya.

Singkatnya, BOOM Esports VALORANT akan tetap berfokus untuk bermain di Ascension yang merupakan konsep anyar dari VCT Challengers di tahun 2023.

Article Banner IESF

Akan tetapi, para pemain mereka berpotensi besar untuk segera meninggalkan organisasi dengan statusnya yang sedang LFT untuk tim franchised.

blaZeK1ng dan berserX mengungkapkan bahwa ia dan rekan lainnya akan tetap bermain di Hungry Beast untuk berjuang dari bawah layaknya yang tim lakukan di tahun 2022 jika mereka tak terakuisisi oleh tim kemitraan.

Di lain sisi, mereka masih sangat berharap ada tim yang hendak membelinya untuk dapat bermain di liga Pasifik.



"Ya (berjuang di Ascension), semoga (BOOM Esports) bisa lolos. Kalau ga ada offer mau gimana lagi." ungkap berserX.

"Kalau gua kan sekarang dah open offer, udah LFT. Tapi gua udah ngomong dari awal ke BOOM kalau gua pengen lah (main di franchise league). Maksudnya saat ini gua belum keluar dari BOOM, gua masih ada kontrak dengan BOOM, tapi gua pengen cari kesempatan.

Ya gua pengen lah, siapa sih yang gamau main di franchise kan? Dia (berserX) juga mau main di Ascension tapi kalau ada offer masuk, tetap langsung gas kan?" tambah blaZeK1ng.

BOOM Esports saat ini telah memberikan sejumlah teaser tentang rencana VALORANT mereka di tahun 2023.

Beberapa pemain yang akan hadir ke organisasi telah terpantau berdasarkan teaser yang diungkapkan oleh sang CEO, Gary Ongko, meskipun masih belum cukup jelas selama tim belum resmi mengumumkannya.

Kelima pemain utama mereka yang telah bermain di Champions 2022 kini sedang berstatus LFT untuk membuka kesempatan bagi tim APAC mengakuisisinya menjelang VCT 2023.

Namun, sejauh ini belum ada yang terkonfirmasi akan masuk ke tim lain atau tetap bertahan hingga musim depan.