Esports

Player Esports Boleh Tidak Ikut Wajib Militer, Fans BTS Protes!

Billy Rifki
27/09/2023 14:06 WIB
Player Esports Boleh Tidak Ikut Wajib Militer, Fans BTS Protes!
Dexerto, X

Pagelaran Asian Games 2022 sedang berlangsung di Hangzhou, China. Untuk kali pertama cabor esports akan memperebutkan medali di ajang olimpiade terbesar se-Asia tersebut. Adapun game yang dipertandingan diantaranya League of Legends, Dota 2, Honor of Kings, PUBG Mobile, Dream Three Kingdoms 2, Street Fighter V dan FIFA Online 4.

Ini berarti para player esports sudah punya kedudukan setara dengan atlet olahraga konvensional, bahkan pemerintah Korea Selatan memberikan keringanan bagi atlet esports yang berhasil menyabet medali emas untuk tidak mengikut wajib militer.

Hal ini ternyata menimbulkan reaksi dari sekelompok fans boyband fenomenal, BTS. Para fans yang menyebut diri mereka "BTS Army" menyayangkan keputusan tersebut karena merasa bentuk perhatian pemerintah tidak adil antara pemain esports dan artis, dalam hal ini anggota boyband.

Sekedar info, pemeritah Korea mewajibkan setiap penduduk lelaki yang sehat jasmani dan rohani mengikut program wajib militer saat berusia 28 tahun. Pengecualian bisa diberikan untuk kasus tertentu. Misalnya pesepakbola Son Heung-min cuma ditugasi mengikuti program latihan tiga minggu sebagai apresiasi usahanya mempersembahkan emas di Asian Games 2018.

"Aku tak melihat (keputusan) ini adil" ujar salah satu pengguna Twitter/X. Pengguna lainnya menulis, "Ini membuatku bertanya bagaimana pemerintah memutuskan apa itu kebanggan nasional dan gimana cara orang bisa berkontribusi?" Ada juga yang mempertanyakan sumbangsih esports apakah secara budaya dan ekonomi bisa mempromosikan Korea lebih baik dari musik.

Sebenarnya, pengecualian bisa diberikan tak cuma untuk atlet tapi juga musisi atas dasar telah berhasil mempromosikan budaya Korea dan jadi kebanggan nasional. Bahkan, pemerintah Korea juga sudah memberikan keringanan bagi anggota BTS untuk tidak mengikuti wamil, namun para membernya sendiri yang memutuskan untuk tetap menjalankan kewajiban negara.