Omega Esports Matchfixing, BOOM Esports Promosi ke Divisi I

Billy Rifki
24/11/2021 09:32 WIB
Omega Esports Matchfixing, BOOM Esports Promosi ke Divisi I
twitter

Semalam akun Twitter SEA DPC League mengumumkan kalau Omega Esports telah di-banned dari semua event resmi Valve akibat terlibat dalam aktivitas matchfixing atau pengaturan skor. Akibatnya, organisasi asal Filipina tersebut kehilangan tempatnya di division I SEA dan akan digantikan oleh BOOM Esports yang menduduki peringkat ke-7 pada regional league musim lalu.

Ban tersebut juga berlaku untuk beberapa pemain yang terkait dengan Omega Esports yakni Zenki, Prince, Hiro, Piolz, Van dan Cty. Ramz serta Forev dan Eren yang baru bergabung sekitar seminggu lalu untungnya tidak terlibat dalam skandal tersebut sehingga ia tetap diperbolehkan berkompetisi dengan tim lain.

Yamisok Nobar

Team Execration juga disebut dalam pengumuman tersebut karena mereka baru merekrut Van sebagai offlaner baru. Tim Execration diperbolehkan mengisi slot pemain yang kosong dan melanjutkan berkompetisi di event Valve.

Untuk pengganti BOOM di divisi II, penyelenggara akan menghelat closed qualifier tambahan pada 26 November. Kualifikasi tertutup berformat single elimination dengan peserta berjumlah tiga tim. Tim yang kalah di semifinal open qualifier kedua akan bertarung melawan runner up dari open qualifier kedua. Pemenangnya akan mendapat slot ke divisi II SEA Regional League.

Banyak pihak yang menyayangkan format ini karena gelombang kualifikasi kedua telah berjalan. Artinya Ramz dan Forev tak bisa lagi mengikuti persaingan untuk DPC SEA. Fans berharap Valve dan penyelenggara untuk kompetisi SEA yakni BTS mau untuk membuka open qualifier ketiga demi pemain-pemain yang nahas tersebut.

Kasus matchfixing ternyata masih marak dilakukan oleh tim profesional DOTA 2. Semoga ke depan bisa lebih profesional karena sistem kompetisinya sudah semakin baik dan memperhatikan juga tim-tim tier 2.