Jumpa Vtfaded & Ahjit, Talon Esports Gagal di Open Qual DPC SEA Pertama

Billy Rifki
22/11/2021 13:49 WIB
Jumpa Vtfaded & Ahjit, Talon Esports Gagal di Open Qual DPC SEA Pertama
liquipedia

Tim DOTA 2 baru Talon Esports sudah disegani banyak pihak sejak mengumumkan akan terjun di DOTA 2 Pro Circuit regional SEA. Bagaimana tidak, tim Talon berhasil merekrut Fly dari Evil Geniuses, Gabbi dari TNC, Kpii dari Team SMG dan dua Indopride, Mikoto serta Hyde.

Sebagai pendatang baru, mereka wajib mengikuti open qualifier untuk lolos ke lower division DPC SEA. Sayangnya, usai mendominasi laga sampai semifinal, Talon Esports tumbang oleh Ragdoll dengan skor 2-1. Hasil ini membuat mereka gagal mencapai lower division dan dalam ancaman tak bisa mengikuti turnamen resmi Valve yang akan datang.

Yamisok Nobar

Meskipun masih ada gelombang kualifikasi kedua, namun Talon Esports harus segera berbenah memperbaiki kesalahan karena jalan mereka masih panjang mencapai lower division. Kekalahan Talon membuktikan kalau pemain besar saja tak menjamin bisa melaju mulus di kualifikasi regional Asia Tenggara.

Satu hal yang harus dievaluasi Fly selaku kapten dan pemain paling bereputasi di Talon Esports adalah gameplay SEA yang menitikberatkan pada momentum dan teamfight sporadis. Tidak ada istilah main sabar atau turtling meski memilih hero late game seperti Medusa atau Terrorblade. SEA adalah tempat di mana tim yang paling agresif akan memenangkan permainan.

Kemampuan Fly dalam drafting juga diuji. Di laga melawan Rag Doll, ia melepas Terrorblade tiga kali untuk Vtfaded. Meski sempat menang di game kedua, namun terlihat di game satu dan tiga, Fly tak punya komposisi hero yang ideal sebagai solusi mengalahkan Terrorblade. Hal ini diperburuk dengan fase early game Talon Esports yang keteteran menghadapi rotasi support Rag Doll.

Sebagai catatan, Rag Doll sendiri bukan tim Asia Tenggara yang paling kuat meski beberapa pemainnya termasuk top tier untuk wilayah tersebut. Sebut saja Ahjit dan Vtfaded yang punya banyak pengalaman bermain di tim-tim SEA. Kalau melawan Rag Doll saja Talon Esports tidak mampu, bakal sulit bagi mereka menghadapi pesaing lain di lower division yang keras, terlebih lagi di upper division.

Kualifikasi lower division SEA kedua dimulai lagi pada tanggal 23 sampai 24 November. Dari persaingan di open qual pertama, ada beberapa tim yang mungkin jadi pengganjal Talon Esports seperti Yangon Galactivos, Dream Maker dan Kobolds yang jadi runner up di kualifikasi pertama.

Mampukah Talon Esports mengamankan open quals DPC SEA gelombang kedua?