Yamaha

Akibat Rasis, Pro Player Fortnite Cented Di Keluarkan Dari FaZe Clan!

Dandesignlab
05/07/2022 13:00 WIB
Akibat Rasis, Pro Player Fortnite Cented Di Keluarkan Dari FaZe Clan!
Cented

Pro player Fortnite berkebangsaan Kanada, Evan "Cented" Barron, resmi dikeluarkan oleh Faze Clan pasca klip yang memperlihatkan dirinya melakukan tindakan rasisme di sosial media.

Video berdurasi 9 detik tersebut mencuat di Twitter pada 3 Juli yang menampilkan rekaman di Twitch oleh sesama player Fortnite bernama, Jacob "Hellfire" Hansen, sekitar bulan Desember 2021. Cented bergabung dengan panggilan Discord bersama Hellfire dan menggunakan kata-kata rasis yang akhirnya menimbulkan percakapan yang tidak nyaman.

PT Media Esports Indonesia

Meskipun ini merupakan klip lama yang telah muncul pada 28 Desember 2021 lalu, namun jejak digital yang buruk tersebut masih menempel sehingga FaZe mengeluarkan pro Fortnite tersebut dari organisasi.

Cented bergabung dengan FaZe Clan pada Maret 2021. Dia merupakan salah satu pro player Fortnite aktif unggulan FaZe yang telah banyak meraih hasil yang cukup kuat di acara Fortnite Championship Series wilayah Amerika Utara.

Pemecatan Cented serupa dengan kasus Daniel "Dubs" Walsh di tim Pada tahun 2020 dimana Dubs juga pernah melakukan tindakan rasisme di streaming. 

Karirnya dalam kompetitif Fortnite berawal dari tahun 2018. Dia saat ini telah memiliki lebih dari 300.000 USD sebagai hadiah terbesar dalam karirnya dan telah bermain untuk beberapa organisasi papan atas.

Selang beberapa waktu pasca di kick dari FaZe, Cented mengklarifikasi di Twitter mengenai situasi tersebut dan meminta maaf atas tindakannya.

Dia menambahkan bahwa dirinya menggunakan bahasa rasis sebagai bagian dari surprise dan mengaku bahwa tindakan tersebut murni dari ketidaktahuan yang disengaja. 

Beriringan dengan statusnya sebagai Free Agent, belum diketahui apakah Cented akan terus bermain Fortnite atau rehat untuk sementara waktu. Kemungkinan, Cented akan menghadapi hukuman dari Epic Games yang berpotensi membuat dirinya di banned dari kompetisi resmi. 

Waduh, gak boleh begitu ya sobat esports!