Faker Bisa Tidak Ikut Wajib Militer Bila Capai Target Ini!

faizalkamill
31/12/2020 12:20 WIB
Faker Bisa Tidak Ikut Wajib Militer Bila Capai Target Ini!
LoL Esports Photos

Ada berita segar dari dunia League of Legends esports Korea. Faker, sang pemain legenda dari Korea Selatan, bisa saja “tidak ikut” Wamil. Faker kini berusia 24 tahun artinya hanya tinggal 4 tahun saja sebelum batas akhir dia harus mendaftar wajib militer di Korea. Namun media Korea saat ini sedang gencar mendiskusikan tentang kemungkinan bahwa Faker bisa saja “tidak mengikuti” Wamil.

Pada 2022 nanti, Asian Games akan digelar di Hangzhou, Tiongkok. Dari banyaknya ajang olahraga, esports rencananya akan menjadi salah satu cabang yang memperebutkan medali emas. Jika Faker dan tim berhasil mendapatkan medali emas di ajang tersebut, dia bisa dibebaskan dari keikutsertaannya dalam wajib militer. Wajib militer di Korea Selatan biasanya berlangsung selama 2 tahun, waktu yang sangat lama untuk seorang atlet yang sedang berada di masa jayanya. Jika esports resmi dijadikan olahraga medali seperti olahraga lainnya, kemungkinan ‘pembebasan’ dari Wamil ini semakin besar.

Yamisok Nobar

Faker/Inven Global

Menurut undang-undang di Korea, ada pasal yang membahas tentang memberikan ketentuan untuk wajib militer khusus yang berkaitan dengan keanggotaan olahraga dan seni. “Atlet yang memenangkan kejuaraan di Asian Games, melalui rekomendasi tokoh penting di bidang seni dan olahraga, dapat menjadi subjek khusus dari Undang-Undang Dinas Militer Khusus.” Keputusan Penegakan Hukum Dinas Militer, Pasal 68-11, Paragraf 1, No.5. 

Meski begitu ini bukan berarti Faker dan atlet peraih medali emas lainnya tidak benar-benar ikut Wamil. Mereka akan tetap mengikuti latihan militer namun dalam jangka waktu yang lebih singkat yaitu selama 3 minggu saja. Selain itu mereka juga harus menjadi sukarelawan selama kurang lebih 544 jam dalam kurun waktu 34 bulan. Hal ini sebelumnya pernah dilakukan oleh Son Heung-min yang berhasil memenangkan medali emas di Asian Games 2018.

Faker bersama tim League of Legends Korea di Asian Games 2018/Inven Global

Di bawah hukum undang-undang Korea, tidak ada pria yang sehat secara jasmani dan mental yang bisa absen dari kewajiban militer ini. Banyak artis KPOP yang harus berhenti sejenak dari karirnya untuk memenuhi kewajiban ini. Bukanlah latihan militernya yang mereka takutkan namun waktu yang harus dikorbankan apalagi jika mereka sedang berada di puncak karirnya.

Kesempatan ini sangat baik bagi Faker dan juga pemain LoL Korea lainnya. Mereka bisa memiliki kesempatan untuk “absen” dari Wamil. Asian Games memang masih 2 tahun lagi namun bukan waktu yang sangat lama. Faker harus bisa menjaga performanya agar bisa berkesempatan mewakili tim League of Legends Korea di turnamen tersebut. Hal lain yang bisa menjadi hambatan dari kemungkinan ini adalah tim dari negara lain yang sama kuatnya. Tim League of Legends Tiongkok merupakan lawan terberat tim Korea di ajang ini nantinya. Apakah Faker bisa meraih medali emas dan “absen” dari Wamil? Kita tunggu saja ya Sobat Esports.