Yamaha

5 Hero Ini Wajib Diwaspadai Saat Playoffs MPL S7

Billy Rifki
26/04/2021 16:58 WIB
5 Hero Ini Wajib Diwaspadai Saat Playoffs MPL S7
esports.id

Playoffs MPL Season 7 sudah didepan mata. 30 April mendatang akan menandai match pertama yang dimulai oleh Genflix Aerowolf dan RRQ Hoshi. Salah satu hal menarik untuk dibahas adalah meta yang sudah dipersiapkan keenam tim peserta.

Beberapa ada yang sesumbar menyimpan taktik kejutan. Ada juga yang masih adaptasi dengan meta yang berubah di pertengahan musim reguler MPL Season 7. Yang pasti, apapun metanya, 5 hero ini wajib diwaspadai karena bisa berperan penting dalam kemenangan sebuah tim. Apa saja 5 hero paling berbahaya di playoffs MPL Season 7 nanti?

PT Media Esports Indonesia

- GRANGER

Marksman satu ini kembali mencuat jadi top priority setelah meta dua support jadi pilihan di MPL Season 7. Granger punya kemampuan pick off tinggi dengan dps yang konsisten dari early ke late game.

Di tangan ahlinya, Granger sangat lincah dan bisa bermanuver dengan cepat di arena tempur. Sebut saja beberapa tim yang sangat memprioritaskan Granger seperti ONIC, Bigetron dan RRQ Hoshi. Sanz, Alberttt dan Branz adalah tiga orang yang sangat berbahaya ketika memainkan sang penembak ulung.

Branz telah memainkan Granger sebanyak 8 kali dengan win rate 75%, Sanz memakai Granger 6 kali dengan win rate 83,33% sementara Alberttt paling sedikit memakai Granger diantara ketiganya. Baru tiga kali dengan win rate 80%.

- RAFAELA

Dengan meta dua support dan kembalinya hero marksman sebagai jungler, Rafaela jauh lebih ideal untuk mendampingi core bertipe marksman. Dengan sustain dan buff movement speed yang tak tergantung kepada ultimate seperti Angela, artinya Rafaela lebih cocok untuk menciptakan dan menjaga momentum snowball tim yang gemar main agresif.

Meski beberapa tim seperti EVOS sangat dikenal kengeriannya ketika memakai Angela, namun kalau ada alternatif sepadan untuk support yang setipe dengan Angela, maka Rafaela pilihannya. ONIC sudah tiga kali memakai Rafaela, tiga-tiganya berbuah kemenangan. RRQ juga pernah beberapa kali memakai Rafaela. Dari empat game memakai Rafa, sang Raja hanya kalah sekali saja.

- URANUS

Kembalinya si robot ke meta merupakan buah dari tersingkirnya offlaner seperti Yu Zhong dan Lapu-lapu. Movement mereka cenderung lambat meskipun punya dampak besar dalam teamfight.

Sayangnya, hero tersebut mudah dipancing-pancing oleh lawan, tak seperti Uranus yang justru lebih sering bikin musuh terpancing. Kelebihan memiliki Uranus adalah kemampuannya memenangkan lane di early dengan memotong jalur minion lalu rotasi.

Ultimatenya yang menambah regen dan movement speed juga ideal untuk menempel core musuh agar mereka terkendala masuk ke teamfight bahkan mati dikejar-kejar Uranus. Hampir semua tim  di MPL Season 7 memainkan Uranus, tak heran kalau hero ini akan di banned atau jadi first pick karena kehebatannya.

- DIGGIE

Meta Diggie belakangan sudah tak lagi jadi cheese pick atau taktik-taktik mengejutkan. Dalam beberapa kesempatan, kalau Diggie terlepas rasanya main dengan membiarkan Diggie bunuh diri adalah opsi terbaik untuk menang.

Apalai tim seperti EVOS yang kental sekali dengan pemanfaatan Diggie feeder. Namun, hati-hati karena tim macam Bigetron dan RRQ juga tak malu memakai taktik ini demi kemenangan.

- PHARSA

Banyaknya opsi hero mage support untuk dipilih membuat meta ini bersinar. Mulai dari Kagura, Selena, Yve sampai Lunox semua jadi pilihan yang bagus dengan kelebihan masing-masing. Namun, kalau ada satu hero mage yang menawarkan begitu banyak dalam teamfight, itu adalah Pharsa.

Hero yang dapat berubah wujud jadi burung ini punya damage ultimate yang terlalu besar bila diberi ruang. Ia juga counter untuk banyak hero terutama marksman yang lemah. Penggunaan hero ini juga fleksibel bisa sebagai support atau gold laner agar ekonominya terkumpul cepat.

Itu dia 5 hero yang paling berbahaya calon prioritas pick dan banned di playoffs MPL Season 7. Kalau kamu lebih ngeri dengan hero mana Sobat Esports?