Lima Fakta Menarik Seputar Eksibisi Esports PON XX Papua 2021!

Michael
29/09/2021 12:47 WIB
Lima Fakta Menarik Seputar Eksibisi Esports PON XX Papua 2021!
Eksibisi Esports PON XX Papua 2021

Pagelaran Eksibisi Esports PON XX Papua 2021 telah usai akhir pekan lalu. DKI Jakarta, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat dan Kalimantan Barat berbagi rata empat emas yang diperebutkan dalam ajang ini.

Sejumlah fakta-fakta menarik berhasil dirangkum oleh tim Esports ID selama penyelanggaraan ajang yang berlangsung pada 22 – 26 September 2021 di Papua ini. Apa saja itu? Yuk, simak di bawah ini Sobat Esports!

Yamisok Nobar

1.Atlet Termuda asal DKI Jakarta

Atlet Free Fire asal DKI Jakarta, Muhammad Rafli menjadi peserta paling muda yang tampil di Eksibisi Esports PON XX Papua. Baru berusia 13 tahun, Rafli berhasil mewakili DKI Jakarta setelah bersama timnya lolos dari kualifikasi provinsi dan Pra PON. Sayangnya Rafli gagal membawa medali untuk DKI Jakarta setelah hanya berada di peringkat 10.

2. Atlet yang berlaga di Eksibisi Esports PON XX Papua 2021

Sebanyak 188 atlet yang berasal dari 25 provinsi mengikuti main event Eksibisi Esports PON XX Papua 2021. Catatan ini menggambarkan bagaimana meratanya esports di seluruh tanah air. DKI Jakarta sendiri menjadi satu-satunya provinsi yang mengirimkan seluruh wakilnya di nomor yang dipertandingkan, yakni Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile dan eFootball PES.

3. Final PUBG Mobile diadakan di Jakarta

Game PUBG Mobile menjadi satu-satunya nomor yang pertandingan finalnya tidak dilangsungkan di Papua. Grand Final PUBG Mobile dilangsungkan secara offline di Jakarta, dimana wakil-wakil provinsi yang berlaga diterbangkan di Jakarta. DKI Jakarta berhasil merebut gelar juara setelah unggul tipis 3 poin atas Papua Barat. Tiga provinsi yang meraih medali, yakni DKI Jakarta, Papua Barat dan Sulawesi Utara diterbangkan ke Papua untuk prosesi awarding dan pemberian medali.

4. Medali Emas dibagi rata 4 Provinsi

Empat medali emas diperebutkan dalam Eksibisi Esports PON XX Papua 2021. Uniknya empat nomor yang dipertandingkan, yakni Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile dan eFootball PES juaranya diraih oleh provinsi yang berbeda. DKI Jakarta menjadi tim terkuat di PUBG Mobile, sedangkan Kalimantan Barat meraih emas di Mobile Legends. Provinsi Sulawesi Tenggara secara mengejutkan sukses menyabet medali emas untuk Free Fire disusul pertandingan penutup eFootball PES yang dimenangkan oleh Jawa Barat.

5. Lokapala Satu-satunya game lokal yang dipertandingkan

Meski hanya menggelar pertandingan persahabatan, hadirnya Lokapala sebagai satu-satunya game lokal buatan anak negeri patas diapresiasi. Tidak memperebutkan medali seperti nomor lain, Lokapala memberikan total hadiah cukup besar, yakni 200 juta Rupiah untuk para pemenang. Tim JEET Esports berhasil menjadi juara setelah melewati pertarungan sengit menghadapi Dewa United Esports di laga final.

Itu dia 5 fakta menarik seputar pagelaran Eksibisi Esports PON XX Papua 2021. Keberhasilan penyelenggaraan Eksibisi Esports PON tahun ini tentu menjadi momentum terus berkembangnya esports di tanah air. Melihat hal tersebut, tak salah berharap esports akan menjadi cabang resmi yang memperebutkan medali dalam penyelenggaraan PON XXI yang berlangsung di Sumatera Utara – Aceh, 2024 mendatang.

Maju terus Esports Indonesia!