Roster Baru OG Bantai Team Secret di DPC Region Eropa

Billy Rifki
01/12/2021 10:15 WIB
Roster Baru OG Bantai Team Secret di DPC Region Eropa
Youtube

Akhirnya fans DOTA 2 bisa melihat penampilan roster baru tim OG yang dipenuhi pemain muda. Seperti diumumkan pada 20 November lalu, OG mengucapkan selamat tinggal kepada Topson, Ceb dan Notail sembari menyambut line up anyar mereka di musim DPC 2021/2022.

Yuragi, Biziem, ATF, Taiga dan Misha melakukan debutnya persis pada laga DPC region Eropa melawan musuh bebuyutan, Team Secret. Puppey yang juga merekrut nama baru yakni Iceiceice beserta mantan pemain OG musim lalu, Sumail, terbantai habis oleh anak-anak muda nan potensial dari OG.

Yamisok Nobar

HIGHLIGHT PERTANDINGAN

Game pertama dibuka dengan draft yang cukup unik dari Secret. King of midlane Sumail menggunakan Grimstroke di midlane melawan Invoker andalan dari BZM. Selain itu, Secret juga melepas Timbersaw yang jadi hero "top global" dari ATF.

Fase laning Secret terlihat kacau karena semua lane mereka tertinggal. Hanya Nisha seorang diri yang berusaha farming dan menjaga perolehan gold tetap imbang. Sayangnya, Terrorblade Nisha tak cukup mengatasi tiga core OG yang punya metworth dua kali lipat dari rekan Nisha lainnya.

OG pun menang mulus di game pertama melawan Secret dengan perolehan kill 38 berbanding 9 dalam waktu 46 menit.

Di game 2, OG tampil lebih agresif meskipun Secret tidak mengada-ngada lagi saat drafting. Mengandalkan Templar Assassin safelane ditemani Ember Spirit di midlane, Yuragi mengantongi 20 kill tanpa tewas sekalipun di game ini. Yapzor yang konsisten harus menelan pil pahit jadi feeder memakai Monkey King support dengan capaian 14 kali diciduk oleh OG.

Game kedua berakhir dalam waktu 35 menit saja dengan kill untuk OG sebanyak 43 berbanding 14. OG memimpin klasemen sementara upper division regional Eropa lewat kemenangan manis di laga pertama. ATF dan kawan-kawan berbagi posisi dengan Tundra yang juga menang mudah di jadwal perdana mereka melawan Alliance.

Hasil ini jadi lembaran manis untuk Notail yang memutuskan rehat di musim kompetisi kali ini. Sepertinya OG yang baru sudah sanggup memikul beban merebut kembali gelar The International yang terlepas di TI10 lalu.

Bagaimana pendapat kalian dengan performa tim OG yang baru?