Tuturu Tolak Dibilang Pensiun, 4 Mantan Pro Ini Juga Bisa Comeback!

Billy Rifki
21/12/2020 19:06 WIB
Tuturu Tolak Dibilang Pensiun, 4 Mantan Pro Ini Juga Bisa Comeback!
youtube

Tuturu yang dikenal sebagai Raja marksman Mobile Legends di Indonesia memutuskan menepi dari scene kompetitif pada MPL Season 6. Banyak yang mengira pemain bernama asli Dicky ini sudah pensiun, namun hal itu dibantah oleh yang bersangkutan dalam konten bersama Uus di kanal YouTubenya.

Tuturu berbincang bersama komika receh tersebut membahas berbagai macam hal mulai dari kegiatan favorit, cerita-cerita seputar kiprah gaming mereka sampai alasan soal pensiunnya Tuturu. Tuturu kemudian meluruskan statement tersebut dan menyatakan kalau dirinya tidaklah pensiun.

Yamisok Nobar

"Kayaknya statement pensiun itu salah deh. Gue ngga pernah bilang statement gue pensiun gitu. Statement gue istirahat." tegas Tuturu. Ini artinya bisa saja di musim kompetisi selanjutnya Tuturu akan kembali ke kancah profesional, entah sebagai player Mobile Legends lagi di RRQ Hoshi atau tim lain, mungkin juga menekuni game lain yang sedang ia geluti seperti LOL Wild Rift.

Memang, keputusan pensiun belumlah valid digunakan oleh pemain esports. Banyak contoh pemain yang sudah mengatakan pensiun namun balik lagi. Di ranah DOTA 2 misalnya, kita mengenal veteran macam Fear, Loda dan PPD yang sudah pensi usai melewati momen emas, kemudian bermain lagi.

Tak terkecuali di Indonesia. Tuturu bukan kali pertama pemain esports profesional yang pensiun. Beberapa rival dan rekannya di Mobile Legends juga sudah menyatakan berhenti kompetitif, namun bukan berarti mereka berhenti selamanya. Berikut pemain Mobile Legends yang sudah pensiun dan mungkin kembali lagi main kompetitif di masa depan!

- OURA

MVP M1 ini terang-terangan mengatakan ingin balik lagi jadi pro player. Hanya syaratnya, ia ingin prizepool MPL Indonesia bisa menyamai rekor hadiah dari esports lain seperti DOTA 2.

Turnamen terbesar DOTA 2 terakhir mengantongi hadiah sampai $34 juta USD. Untuk gelaran TI10 yang rencananya berlangsung 2021 nanti, prizepool bahkan sudah melampaui $40 juta USD!

- DONKEY

Donkey memutuskan jadi streamer usai menjuarai MPL S4 dan juara dunia M1. Ia sempat tampil sebentar di MPL Season 5, namun keputusan untuk menyingkir dari scene esports sudah bulat.

Bersama rekan-rekan stream lainnya seperti Oura dan Marsha, ia membentuk tim hura-hura dan kerap membuat konten bersama. Dari sana rasa kompetitif Donkey bisa jadi muncul kembali. Kini, ia telah meresmikan Geng Kapak atau GPX yang santer dikabarkan bakal ambil slot di MPL Indonesia.

- MARSHA

Papi Marsha termasuk salah satu anggota GPX bersama Donkey dan Oura. Tidak ada yang meragukan motivasi berkompetisi dari Marsha. Dilabeli sebagai salah satu pemain terbaik yang sudah membela tim besar dari RRQ, EVOS sampai Genflix Aerowolf, ia pun jadi aset berharga bagi GPX.

Kita masih harus menantikan keseriusan GPX untuk menjajaki tahapan jadi organisasi esports profesional. Apakah harapan mereka masuk MPL bisa terlaksana?

- Jess No Limit

Satu lagi mantan punggawa EVOS yang paling terkenal. Sosok ikon Mobile Legends Indonesia selain Lemon. Jess mengumbar alasannya berpaling dari karir pro karena mendapati penghasilan sebagai streamer atau konten kreator lebih besar ketimbang jadi pro player.

Pun dengan persoalan kehidupan yang menurutnya cuma bisa teratasi dengan materi yang cukup seperti menikah dan membahagiakan orangtua. Menurut pengakuannya, penghasilan sebagai YouTuber setara dengan uang jadi pro player ketika mereka menjuarai suatu turnamen.

Tapi bukan berarti kalau benefit jadi pro player semakin baik di scene Mobile Legends, Jess No Limit akan kembali.

Itu dia 4 mantan pro + Tuturu yang istirahat dari panggung profesional. Diantara kelima pemain tersebut, siapa yang paling kamu rindukan tampil di MPL?