GoPay Pesta Gamer

Event Esports Kelas Dunia Siap Manjakan Gamer Pekan Ini!

Michael
18/01/2021 14:14 WIB
Event Esports Kelas Dunia Siap Manjakan Gamer Pekan Ini!

Pekan ini pecinta esports tanah air bakal disuguhi rangkaian event-event esports kelas dunia. Mulai dari Singapura yang kedatangan 12 tim terbaik dari seluruh dunia memperebutkan title juara dunia di ajang Mobile  Legends World Championship (M2). Sedangkan di Dubai, Uni Emirat Arab, perhelatan PUBG Mobile Global Championship Season 0 bakal berlangsung. Untuk pecinta setiap DOTA 2, mulainya perburuan tiket The International 2021 akan membuat perebutan DPC Points bakal memanas. Jangan lupakan juga kompetisi bergengsi Free Fire Master League Season III yang sudah memasuki minggu pertamanya akhir pekan lalu.

Mobile Legends World Championship (M2), Singapura (18 – 24 Januari 2021)

Dua tim terbaik dari seluruh dunia beradu skill untuk memperebutkan trophy juara dunia Mobile Legends. Tidak hadirnya juara bertahan EVOS Legends membuat seluruh tim berlomba untuk menjadi juara baru. Indonesia diwakili dua tim terbaik saat ini, RRQ Hoshi dan Alter Ego. Keduanya menjadi favorit kuat untuk meneruskan dominasi Indonesia di scene Mobile Legends.

RRQ Hoshi turun dengan skuad terbaiknya plus tambahan rekrutan terbaru Pshycoo. Sedangkan absennya Ahmad (Maungzy) karena positif COVID-19 membuat kekuatan Alter Ego sedikit pincang, meski sang pengganti YAM tak kalah hebatnya. Saingan terberat RRQ Hoshi dan Alter Ego kemungkinan bakal datang dari negara tetangga, BREN Esports (Philipina) dan TODAK (Malaysia). Beberapa tim lain juga diwaspadai karena kerap menghadirkan strategi kejutan, seperti Burmese Ghous (Myanmar), 10S Gaming (Jepang) dan wakil tuan rumah EVOS SG.


PUBG Mobile Global Championship Season 0, Dubai (21 – 24 Januari 2021)

Perjuangan Bigetron Red Aliens (BTR RA) dan Aerowolf LIMAX kembali berlanjut di Final PMGC Season 0. Tak hanya perebutkan prizepool USD 1.200.000, ajang PMGC Season 0 juga mempertaruhkan gengsi predikat tim PUBG Mobile terbaik di dunia. BTR RA sendiri melangkah mulus dengan menempati peringkat 2 klasemen League Stage, sedangkan Aerowolf meski sempat tertatih akhirnya berhasil lolos usai comeback gemilang di hari terakhir.

BTR RA dan Aerowolf harus mewaspadai penampilan tim-tim asal negara tetangga dan China yang bisa menjegal langkah mereka merebut trophy PMGC Season 0. Permainan stabil pemuncak klasemen League Stage, Four Angry Men harus mendapat perhatian lebih selain tentunya musuh bebuyutan RRQ Athena. Masuknya Liquid menggantikan Alice yang tidak dibawa karena masalah kesehatan tidak merubah banyak pola strategi tim BTR RA. Mampukah BTR RA kembali meraih trophy di ajang internasional atau Aerowolf LIMAX bakal menghadirkan kejutan di PMGC Season 0?

Dota Pro Circuit 2021 (20 Januari – 27 Februari 2021)

Absennya The International (TI) tahun 2020 karena pandemi COVID-19 membuat pecinta DOTA 2 tanah air kehilangan tontotan seru dan wajib setiap tahunnya. Scene DOTA 2 tanah air yang sempat meredup, seolah bangkit kembali yang ditunjukkan dengan hadirnya beberapa tim Indonesia di kualifikasi DPC 2021. Hebatnya Indonesia berhasil meloloskan beberapa perwakilannya di lower-bracket serta BOOM Esports yang mendapatkan undangan khusus di Upper-bracket berkat peerforma konsistennya sepanjang tahun 2020.

Army Geniuses yang mengandalkan Mamang Daya berhasil menembus lower-bracket, menemani duet IYD – Dreamocel (ZeroTwo) dan Jhocam yang kini bermain di HOYO. Peluang perwakilan Indonesia merebut 2 slot promosi ke Upper-bracket sendiri terbilang cukup besar.

Sedangkan di Upper-bracket selain BOOM Esports, duet Xepher – Whitemon dari T1 akan turut meramaikan perburuan tiket ke Major.  Melihat calon lawan yang dihadapi, tiket ke Major tampaknya bukan hal yang mustahil untuk direbut BOOM Esports dan T1. 

Free Fire Master League Season III (13 Januari – 27 Februari 2021)

Meski kompetisi ini hanya diikuti tim-tim tanah air, namun layak menjadi pilihan utama khususnya untuk pecinta game Free Fire. Tim-tim yang ikut ambil bagian pun memiliki reputasi kelas dunia, seperti EVOS Esports, ONIC Esports, Aura Esports, RRQ Hades dan masih banyak lagi.

Berbeda dengan season sebelumnya, di musim ini Free Fire Master League dibagi menjadi dua divisi, dimana sistem promosi-degradasi akan diterapkan di akhir musim. FFML Season III juga memberikan prizepool yang cukup besar yakni 1,5 Miliar Rupiah serta insentif pembinaan senilai 8,6 Miliar Rupiah untuk 18 tim yang berlaga di Divisi 1.

Gimana Sobat Esports, sudah siap dimanjain pertandingan esports kelas dunia? Kira-kira mampukah tim-tim Indonesia meraih gelar? Tunggu beritanya hanya di Esports.ID!