Eksibisi PON Esports

[Review] DAXA Air Wireless, Jagoan Baru Mouse Gaming Kelas Premium

Michael
11/12/2020 16:58 WIB
[Review] DAXA Air Wireless, Jagoan Baru Mouse Gaming Kelas Premium
DAXA Air Wireless

Hai Sobat Esports!

Menemani kalian di penghujung tahun ini, tim Esports ID bakal kasih review mouse gaming wireless terbaru dari REXUS, DAXA Air Wireless. Jika kalian sudah pernah membaca artikel review sebelumnya, pasti sudah bisa melihat kemiripannya. Ya! Rexus DAXA Air Wireless bisa dibilang versi mutakhirnya mouse Rexus sebelumnya.

Yamisok Nobar

Perbedaan paling mendasar tentu saja teknologi wireless yang telah dibenamkan dalam mouse honeycomb ini. Apakah hanya wireless saja teknologi yang dibenamkan REXUS dalam mouse terbarunya ini? Yuk, simak review tim Esports ID selengkapnya!

Desain dan Spesifikasi

Seperti versi “kabel”-nya, desain DAXA Air Wireless mengusung honeycomb yang memang masih menjadi primadona baru di kalangan gamers. Desain ini untuk meminimalisir bobot dan menjadi ventilasi udara dan hawa panas. DAXA Air Wireless mengadopsi pola heksagonal berbentuk sarang lebah untuk tampilan yang lebih menarik dan memangkas berat mouse secara keseluruhan.

Spesifikasi Teknis

Sensor : PIXART PMW3335
Sensor : PIXART PMW3335
Frekuensi : 2.4Ghz Zero delay
Resolusi : 100 – 16000 DPI
Akselerasi maksimal : 40G
Kecepatan maksimal : 400 IPS
Polling Rate : 125-250-500-1000Hz
Tombol utama : Omron (OF) 20M Lifespan
Material kabel : Paracord Type-C
Panjang kabel : 1,8 m
Memori internal : 5 profiles
Alas mouse : Teflon
Tipe LED : Running RGB  
Baterai : 800mAh, baterai lithium isi ulang 
Durasi operasional : 50 - 60 jam (RGB menyala); 90-100 jam (RGB mati)
Waktu pengisian daya : ± 2,5 jam
Sistem operasional : Win 7 dan setelahnya, MacOS 10.11 atau setelahnya
Fitur spesial : Pengisian daya nirkabel Qi, dengan penunjuk pengisian daya 
Dimensi mouse : 160 x 66 x 42 milimeter
Berat : 70gram 

Fitur Utama Daxa Air Wireless

Fitur Utama Daxa Air Wireless menggunakan dua koneksi sekaligus, yaitu wireless berbasis frekuensi 2.4GHz zero delay dan konektor kabel. Menggunakan kabel paracord yang fleksibel dan tidak mudah kusut, membuat kenyamanan Daxa Air Wireless tetap terjaga saat mematikan fungsi wireless. Mempercantik penampilannya, tombol DPI yan terbuat dari silicon berkualitas untuk pengaturan standar dan tersedia dalam 3 warna, yaitu merah, abu-abu, dan hitam.  

DAXA Air Wireless juga dilengkapi dengan sensor seri terbaru, PIXART PMW3335 untuk sensitivitas hingga 16000DPI dan memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi dengan akurasi dan akselerasi maksimal. Terdapat 6 tingkat DPI default yaitu, 400-800-1200-2400-3200-6400 dan dapat diperluas dengan menggunakan perangkat lunak.

Menggunakan switch bermerek Omron DAXA Air Wireless mengklaim durabilitas hingga 20 juta klik. Switch tersebut menggunakan teknologi OF yang membuat tekanan pada semua tombol tetap sama sehingga sensasi yang diperoleh baik tombol kiri maupun kanan tetap sama meski intensitas pemakaiannya berbeda.

DAXA Air Wireless didukung perangkat lunak dengan memory internal untuk penyimpanan pengaturan dalam 5 Profile. Tidak hanya mendukung saat bermain game, dukungan memory internal fitur Macro ini juga sangat membantu Anda dalam pekerjaan profesional lainnya. 

DAXA Air Wireless memiliki konsumsi daya rendah dengan teknologi auto sensor yang menghemat daya baterai lithium 800mAh yang ada di dalamnya. Untuk penggunaan dengan menggunakan RGB LED, mouse ini bisa beroperasi hingga 60 jam!

DAXA Air Wireless dilengkapi dengan alas mouse PTFE (Polytetrafluoroethylene), bahan sejenis Teflon yang anti-gores dan minim gesekan. Dengan mousefeet ini, pergerakan mouse jadi lebih nyaman dan lancar.  LOD (lift off distance) rendah LOD mouse ini sekitar 1-1.5mm, memungkian mouse tetap beraksi ketika terangkat sedikit, terutama saat digunakan untuk bermain game FPS, di mana pemain terkadang terpaksa mengangkat mousenya.

Review Performa Daxa Air Wireleses

Lantas bagaimana performa mouse wireless keluaran terbaru dari Rexus ini? Untuk tampilan desain, meski cukup terkesan, namun tak banyak perubahan berarti dari versi kabelnya. Satu kekurangan lagi tak adanya pemberat, yang membuat gamer hardcore atau yang terbiasa dengan mouse berat membutuhkan waktu untuk beradaptasi kembali dengan mouse wireless ini.

Untungnya kekurangan ini bisa diakali dengan menyeting DPI dan sensitivity untuk mendapatkan akurasi yang lebih baik. Desain Hexadiagonal honeycomb dan bentuk yang pas di tangan membuat moue ini nyaman ketika digunakan untuk waktu yang lama.

Berlanjut ke performanya, tim Esports ID mencoba memainkan game fps Valorant dan CS:GO yang membutuhkan akselerasi serta akurasi tinggi. Meski harus adaptasi dan mencari sensitivity yang pas, performa mouse ini cukup mumpuni. Kepalan tangan dan jari pun cukup nyaman, mungkin karena beratnya yang ringan.

Berlanjut ke fitur macro, tim Esports ID pun mengetesnya dalam game DOTA 2. Pengaturan dan penyimpanan makro serta penggunaannya ketika bermain game, cukup memuaskan penulis. Kombo skill yang digunakan bisa keluar tanpa masalah. Hal ini juga terbantu button spacer yang dibenamkan dalam mouse DAXA Air Wireless.

Paket kemasan yang diberikan pun cukup menggiurkan. Dibandrol seharga Rp. 625.000 dengan bonus tumbler, sepertinya sebanding dengan yang ditawarkan dalam paket Daxa Air Wireless.

Isi Paket Daxa Air Wireless

  • 1 buah Mouse DAXA Air Wireless
  • 1 buah Buku petunjuk penggunaan
  • 1 buah cover cadangan
  • 1 buah kabel Paracord Type-C
  • 3 buah karet tombol DPI
  • 1 set mousefeet premium
  • 1 set stiker Grip samping
  • 1 buah Pouch eksklusif
  • 1 buah stiker DAXA
  • 1 buah kartu garansi

Kelebihan

(+) Desain menarik dengan model honeycomb membuat DAXA Air Wireless eye catching.
(+) Presisi dan keakuratan DAXA Air Wireless cocok untuk kalian yang membutuhkan mouse dengan akselerasi dan akurasi tinggi
(+) Pengaturan DPI mulai dari 400 hingga 6400 dan dapat di-boost hingga 16.000 dengan menggunakan software.
(+) Fitur Macro mudah digunakan dan berfungsi sangat baik
(+) Paket kemasan dan bonus yang ditawarkan cukup menggiurkan
(+) Swapable cover yang bisa diganti-ganti sesuai selera dengan pilihan warna case yang dapat dibeli terpisah cocok juga untuk kaum hawa yang suka dengan warna-warna cerah 

Kekurangan

(-) Tidak adanya beban pemberat, membuat mouse ini kurang cocok untuk yang terbiasa dengan mouse berat
(-) Meskipun bentuk Hexadiagonal Honeycomb menarik, namun terlihat ringkih dan mudah rusak

 

Kesimpulan:

Apakah DAXA Air Wireless untuk dijadikan senjata andalan gaming kalian? Untuk kalian pecinta mouse wireless, Penulis merekomendasikan mouse ini sebagai salah satu gaming gear yang wajib kalian miliki. Fitur-fitur di atas, membuat DAXA Air Wireless cocok untuk kalian beli, apalagi harganya pun tidak terlalu mahal untuk ukuran mouse kelas premium. 

Masih bingung juga? Langsung kepoin aja akun social media REXUS Indonesia yang biasanya menghadirkan penawaran menarik!