Esports

FBI Bantu Selidiki Kasus Pengaturan Skor di Esports CS:GO!

Rendy Lim
07/04/2021 15:06 WIB
FBI Bantu Selidiki Kasus Pengaturan Skor di Esports CS:GO!
Waduh kalau sampai FBI turun tangan berarti berat banget yah!

Perbincangan soal pengaturan skor di esports bukan lagi hal baru. Tak sedikit pemain bahkan tim yang mendapat sanksi berat mulai dari dilarang ikut turnamen hingga denda akibat ketahuan melakukan pengaturan skor saat pertandingan. Namun, meski sudah diganjar dengan hukuman berat, masih ada pihak-pihak nakal yang tak jera melakukan pelanggaran tersebut. 

Terbaru, Esports Integrity Commission menyebutkan kalau mereka tengah bekerja sama dengan FBI untuk melakukan investigasi soal pengaturan skor di kompetisi CS:GO. Berdasarkan laporan dari BBC, kedua pihak di atas akan menyusuri kelompok yang disinyalir melakukan tindakan tersebut, termasuk mereka yang menerima suap dari sindikat pengaturan skor. 

Yamisok Nobar


Pada wawancara yang dilakukan oleh YouTuber slash32, komisioner ESIC, Ian Smith mengatakan bahwa organisasinya sedang bekerja sama dengan FBI, tak hanya untuk mencari pemain yang melakukan taruhan untuk dirinya sendiri, bahkan untuk kegiatan pengaturan skor yang sudah berlangsung cukup lama serta terorganisir dengan baik. 

Investigasi lebih serius akan dilakukan namun memakan waktu lebih lama karena FBI baru saja membentuk unit investigasi judi khusus olahraga. "Mereka bekerja dengan baik, namun kurang pengalaman karena judi olahraga belum pernah sebesar ini di Amerika, " tutur Smith. 

Counter Strike sendiri merupakan salah satu kompetisi esports yang sudah cukup lama dipertandingkan. Prize pool yang disuguhkan juga tidak sedikit, membuat banyak beredar cheat dan pengaturan skor di turnamen-turnamen. 

Pada bulan Januari lalu, ESIC baru saja menjatuhkan hukuman banned kepada 35 pemain Australia yang melanggar 'anti-corruption code', menyusul 7 pemain yang sebelumnya sudah diadili terlebih dahulu pada 2020. Tak hanya itu, 37 pelatih juga mendapat hukuman akibat mengeksploitasi bug yang membuat mereka secara tak langsung berbuat curang saat berkompetisi. Bagaimana pendapatmu Sobat Esports?