Jarang Ngobrol Sama Komunitas, Ini Strategi Komunikasi Valve!

Rendy Lim
10/05/2021 14:58 WIB
Jarang Ngobrol Sama Komunitas, Ini Strategi Komunikasi Valve!
Ternyata Valve tipe yang begitu yah Sobat Esports

Komplain sering datang dari komunitas CS:GO ke Valve akibat dirasakan tidak adanya komunikasi yang baik antara kedua belah pihak tersebut. Hal ini tampak semakin parah beberapa bulan belakang karena game CS:GO mengalami cukup banyak masalah besar yang mendapat minim respon dari developernya. Akibatnya, komunitas mulai menunjukkan kekecewaan terhadap Valve, hingga akhirnya pihak pengembang memberikan penjelasan dari sisinya. 

Lewat video 'Let Updates Do The Talking', developer CS:GO Gautam Babbar menjelaskan alasan kenapa Valve jarang sekali melakukan komunikasi dengan komunitas, serta bagaimana mereka menyelesaikan masalah-masalah di game. 

Yamisok Nobar

Valve tampak memberi pernyataan jelas bahwa mereka lebih mengutamakan komunikasi lewat game update untuk CS:GO. "Kami pikir CS:GO akan lebih baik jika kami mendapatkan feedback dari customer secara gamblang. Kami membaca dan menganalisa apa yang customer kami tulis di berbagai komunitas online. Namun seperti yang mereka ketahui, kami jarang berpartisipasi dalam pembicaraan tersebut," tutur Gautam. 

"Ketika kami berpartisipasi, mereka berhenti berbicara satu sama lain, dan mulai berkomunikasi dengan kami, membuat feedback menjadi tidak jelas. Biasanya kami masuk jika menemukan jalan buntu atau memerlukan informasi tertentu. Selain itu, kami lebih memilih menjauh." tutupnya. 

Mayoritas tujuan komunitas berbicara dengan Valve adalah mengenai masalah yang ditemui di game. Tim developer sendiri merasa hal terbaik adalah secepat mungkin mencari solusi dan melakukan update terhadap game. Mereka menghindari perbincangan soal rencana kedepan serta langkah yang akan diambil untuk mengatasi masalah karena selalu ada kemungkinan perubahan terhadapa apa yang mereka lakukan. 

Gautam sendiri berpendapat bahwa customer tidak akan senang jika hanya dengan berkomunikasi, oleh karena itu Valve akan fokus mengatasi masalah dan memberikan update secepat mungkin. Apa yang diutarakan Gautam tercermin saat Valve mengatasi isu 'trust factor' baru-baru ini. 

Developer melakukan observasi terhadap masalah ini selama berminggu-minggu tanpa memberi tanggapan sama sekali. Namun, saat mereka menemukan akar permasalahannya, Valve langsung melakukan pembenahan serta pengumuman ke publik saat semua sudah diselesaikan. 

Mungkin menurut beberapa pihak strategi komunikasi Valve ini cukup aneh. Namun, tampaknya Valve lebih mementingkan solusi dibanding hanya ngobrol-ngobrol semata. Bagaimana pendapatmu Sobat Esports, setuju dengan gaya Valve ini?