Persiapan M2 & Kualifikasi DPC DOTA 2, Rekap Esports Pekan Ini!

Rendy Lim
08/01/2021 18:47 WIB
Persiapan M2 & Kualifikasi DPC DOTA 2, Rekap Esports Pekan Ini!
Yang mana nih berita favorit kamu di pekan ini Sobat Esports?

Masuk ke awal tahun baru 2021, scene esports Indonesia dan Internasional tengah disibukkan dengan ragam persiapan kompetisi besar. Mobile Legends misalnya, tim-tim peserta M2 tengah berangkat ke Singapura untuk karantina terlebih dahulu sebelum berkompetisi. Selain itu, musim kompetisi baru DOTA 2 sedang melangsungkan kualifikasi DPC Qualifier Regional League

Namun selain di ranah kompetisi, ada juga berita-berita yang tak kalah heboh. Penasaran apa saja berita terpanas seputar esports di pekan ini? Yuk kita simak bersama Sobat Esports!

Yamisok Nobar

Mulai dari scene Mobile Legends yang saat ini sedang disibukkan dengan persiapan para peserta M2. Gelaran kompetisi tingkat dunia MLBB ini memang sedikit tertunda akibat pandemi Corona bahkan harus mengganti destinasi negara ke Singapura. Para pemain yang ikut bertanding juga harus melewati karantina ketat demi menjada protokol kesehatan.

RRQ Hoshi sempat mengungkap kejadian tak mengenakan saat mereka tiba dari Indonesia ke lokasi M2, Singapura. Kabarnya, dari IG live pak AP alias Andrian Pauline selaku CEO RRQ mengatakan ada 5 pemain RRQ yang sempat di isolasi selama 10 jam.

Untungnya, masalah protokoler tersebut sudah berlalu. Pak AP optimis menyatakan ketujuh pemain beserta kru RRQ Hoshi sudah sampai di hotel dengan rekam medis 100% negatif Covid-19 setelah melalui berbagai uji kesehatan yang dibutuhkan.

Hambatan lain yang juga dialami wakil Indonesia di M2 datang dari tim Alter Ego. Ahmad dikabarkan positif Covid-19 membuat dirinya batal untuk berpartisipasi di M2. CEO Alter Ego Delwyn Sukamto, mengungkapkan bahwa posisi Ahmad akan digantikan oleh Yam. 

Tim DOTA 2 kebanggaan Indonesia, BOOM Esports mengumumkan perpisahan dengan carry andalan mereka Dreamocel pada Desember 2020 kemarin. Namun posisi penting tersebut tak lama kosong mengingat musim baru DOTA 2 segera dimulai. Sosok yang dipercayakan BOOM untuk mengganti posisi Dreamocel di pasukan Hungry Beast adalah Andrew"Drew"Halim.

Selain itu, musim kompetisi baru DOTA 2 dimulai dengan kualifikai DPC Regional League. Empat kualifikasi terbuka yang diselenggarakan untuk region SEA berhasil menembuskan dua tim Indonesia. Dengan ini, perwakilan tim Indonesia di DPC SEA Regional League adalah: BOOM Esports di Upper Division, Army Geniuses dan The Prime di babak Closed Qualifier. Sedangkan para pemain Indonesia yang berkiprah adalah Xepher dan Whitemon di T1, IYD dan Dreamocel di tim ZeroTwo, serta Jhocam di tim HOYO.

Kabar tak menyenangkan di scene DOTA 2 internasional datang dari banned Valve terhadap salah satu juara The Intenational Newbee. Newbee didakwa bersalah setelah ketahuan melakukan match fixing dan akhirnya dijatuhi larangan main di semua kompetisi resmi DOTA 2 dari Valve dan berbagai EO besar lain seperti PGL, Perfect World, Mars Media dan lain-lain.

Terbaru, salah satu pemain veteran DOTA 2 Dendi mengumumkan melalui media sosial bahwa dirinya terdampak virus Corona. "Berhasil menghindari Covid di 2020, tapi kena juga di tahun 2021. Baj*ngan licik, rasanya aneh tapi aku baik-baik saja," tulis Dendi. Unggahan ini langsung direspon sebanyak 304 retweets dan 3,4 likes oleh para fans yang mendoakan Dendi cepat sembuh.

Beralih ke scene PUBG Mobile tanah air dimana Bigetron RA yang menjadi salah satu wakil Indonesia di ajang Final PUBG Mobile Global Championship mengumumkan perubahan roster. Pada konferensi pers, manajer Bigetron RA Isfan "Isfantasea" Satria Wijaya mengatakan bahwa posisi Maureen "Alice" Gabriella akan digantikan oleh Leander "Liquid" Deusfiel di Final PMGC 2020. 

Kondisi kesehatan Alice yang tak memungkinkan dirinya untuk fokus bertanding menjadi alasan utama masuknya Liquid. Alice sendiri memang mengalami masalah di tulang belakang dan berdampak pada absen dirinya pada pekan terakhir fase liga PMGC. Sayangnya, kondisi kesehatan yang belum membaik membuat dirinya tak dapat ikut berjuang bersama Bigetron RA di Final PMGC.

Terakhir, ada kabar Dewa United Esports yang akan menjadi penantang baru scene kompetitif tanah air. Organisasi baru ini tampaknya siap untuk jor-joran di persaingan esports papan atas tanah air. Menurut sang CEO, David, jelang peluncuran Dewa United Esports akan diiringi dengan event besar di 9 kota.

Untuk divisi yang mereka geluti, berdasarkan instagram resmi tercantum game-game populer Indonesia seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, Valorant sampai PES. Nama-nama para pemain yang akan memperkuat tim ini nantinya akan diperkenalkan pada acara peluncuran.